instagram twitter pinterest tumblr
  • Home
  • Beauty
  • Life Style
    • Fashion
    • DIY
    • Photography
  • About
  • Contact
  • Shop

E L L Y Z A B E T H - Indonesian Fashion & Beauty Blogger

Di tahun 2019 lalu, mungkin tidak akan ada yang menyangka kalau industri kecantikan di Indonesia akan berkembang semasif ini. Siapa yang juga akan membayangkan kalau brand lokal Azarine akan berkolaborasi dengan Marvel? Yes, di tahun 2022 ini Azarine mengeluarkan 12 (dua belas) varian serum dengan kandungan dan manfaat yang berbeda-beda. Yang unik, tiap serum diwakili masing-masing karakter Marvel dengan warna yang berbeda pula! Keren kan.

Untuk pembelian serumnya, teman-teman bisa beli satuan. Namun, jika ingin fokus menyelesaikan permasalahan kulit sekaligus temen-temen bisa beli bentuk bundle, isinya ada 3 (tiga) produk. Punyaku yang Skin Barrier & Sensitive Skin Treatment Series, fokusnya untuk membantu memperkuat skin barrier dan merawat kulit yang sensitif. Singkatnya, untuk melembabkan lah. Daripada berlama-lama, mari kita mulai!
 
♡ Azarine Hydramax Water Bank Serum ♡

Serum ini mengusung Spiderman sebagai superhero-nya. Fungsinya sudah tergambarkan dari penamaannya 'hydramax', yaitu memberikan hidrasi atau kelembaban maksimal pada kulit. Kemasannya super gemas, berwarna biru dengan logo Marvel dan artwork Spiderman. Semua serum Azarine pada seri ini berbentuk pump yah, tapi di kemasan kali ini menurutku upgrade banget dari kemasan biasa. Jauh lebih colorful, clean, dan keliatan mewah. See-through juga, jadi teman-teman bisa melihat isinya. 

Apa yang unik dari serum ini? Hydramax Water Bank Serum mempunyai teknologi 3D Moisture Matrix Protection, fungsinya mengunci kelembapan hingga 48 jam secara menyeluruh. Selain melembabkan, dia juga mampu merawat skin barrier sehingga kulit tampak glowing dan kenyal. 

Kandungannya sendiri sebenarnya cukup simpel ya. Hero ingredients-nya ada:
  • Quadruple Hyaluronic Acid (5%): 5 (lima) jenis Hyaluronic Acid yaitu Polyglutamic Acid, Sodium Hyaluronate, Sodium Acetylated Hyaluronate, Hydrolyzed Sodium Hyaluronate, Hydroxypropyltrimonium Hyaluronate 
  • Ceramide III: kandungan yang dikenal mampu merawat skin barrier. Ceramide berfungsi untuk melindungi dan menghalangi kulit dari paparan luar yang bisa merusak lapisan kulit.
  • Panthenol: turunan Vitamin B5 yang mampu melembabkan kulit.
  • Crystal Ice Plant (Lactobacillus/Collagen/Mesembryanthemum Crystallinum Leaf Extract Ferment Lysate).
Yang aku amazed, meski harganya termasuk affordable serum dari Azarine ini tidak mengandung alcohol maupun parfum. Bumil friendly juga! Cocok untuk teman-teman yang punya kulit dehidrasi, kering, sensitif, serta skin barrier yang rusak.

Bagaimana rasanya di kulit?
Secara tekstur, serum ini paling kental di antara 3 (tiga) serum yang aku coba, tapi masih tergolong tipe serum runny. Gak ada wanginya, jadi terasa nyaman saat dipakai! Di aku yang kulitnya kering, Hydramax Water Bank Serum ini lumayan menghidrasi. Rasanya ringan, cepat menyerap, dan ga lengket saat diaplikasikan. Oh ya, karena teksturnya cair aku sendiri biasa pakai 2-3 pump untuk seluruh wajah, kalau hanya 1 (satu) pump rasanya masih kurang di aku. Ini enak juga untuk calming atau soothing karena berasanya adem di kulit. Setelah apply wajah terasa dingin.

♡ Azarine Calming Skinpair Serum ♡

Pecinta Captain America merapat! Serum ini bernama Calming Skinpair Serum, fungsi utamanya untuk menenangkan wajah yang sedang kemerahan atau iritasi serta melembabkan kulit.  Dari yang kupelajari, serum ini juga sudah lulus Hypoallergenic Test sehingga bisa membantu mengatasi kulit sensitized, eczema, alergi dan masalah kulit lainnya. Menurutku dia paling enak digunakan sebelum skincare dengan kandungan aktif seperti retinol atau AHA BHA sehingga kulit lebih siap.

Kemasannya berwarna hijau turqouise dengan kemasan bening. Awalnya agak bingung dengan pemilihan warnanya, secara Captain America yang kita kenal kan berwarna merah biru ya? Namun aku mengerti juga, karena warna biru sudah dipakai Spiderman sedangkan warna merah juga sudah dipakai Iron Man. Gak masalah sih buatku!

Mari kita bahas ingredients-nya! Serum ini mengandung Triple Pro-Biotic Repair Complex, terdiri dari  Lactobacillus Ferment Lysate, Bifida Ferment Lysate, Lactococcus Ferment Lysate. Saat ini memang ingredients 'biotic' sedang banyak digunakan, karena ternyata kandungan ini punya banyak manfaat seperti mengurangi peradangan pada kulit, memperkuat skin barrier, mengencangkan wajah, dan mencerahkan kulit. Selain kandungan tersebut, ada kandungan lain seperti:
  • Northen Truffle (Albatrellus Confluens Extract): ekstrak jamur yang berfungsi menghidrasi dan melembabkan kulit.
  • Royal Jelly: atau yang masyarakat awam kenal sebagai madu, ternyata punya banyak manfaat. Untuk menghidrasi dan melembabkan kulit, sebagai anti acne, dan juga untuk anti aging.
  • Cucumber Extract: kandungan yang cukup sering ditemui di calming skincare. Ekstrak timun mampu menenangkan kulit yang kemerahan atau iritasi.
Bagaimana rasanya di kulit?
Secara tekstur, serum ini paling watery & runny di antara yang lain. Aku suka karena saat diaplikasikan dia terasa adem di kulit. Feels-nya ringan, mudah menyerap, dan nyaman dipakai baik pagi ataupun malam hari. Untuk melembabkan memang perlu taruh lebih banyak, sekitar 3-4 pipet. Sesuai peruntukannya ketimbang melembabkan dia memang lebih cocok digunakan sebagai 'tameng' sebelum pakai skincare dengan kandungan actives. Oh ya, dia ga ada aromanya juga ya! Poin plus banget.

♡ Azarine Daily Defender Multivitamin Serum ♡

Multivitamin Serum?! Rasanya cukup jarang ya aku melihat brand lokal mengusung multivitamin sebagai kandungan utamanya. Biasanya, multivitamin itu kita minum sebagai suplemen agar tubuh tetap fit! Nah Azarine membuat satu serum yang bisa menjadi Daily Dose Skin Supplement layaknya vitamin yang kita konsumsi, namanya Azarine Daily Defender Multivitamin Serum. Kalau diminta untuk memilih, si merah ini favoritku dari ketiganya! Bukan karena super hero yang diusung Iron Man kok, tapi karena kandungan dan fungsinya yang super unik dan menarik.

Kemasannya sendiri terbuat dari kaca tebal berwarna merah bening. Dari ketiganya desain serum ini yang paling cakep sih karena ada perpaduan warna merah dan emasnya. Seperti kemasan lain bentuknya pipet dan kita bisa melihat isinya sudah habis seberapa.

Sekarang kita bahas hal yang paling menarik. Kandungannya! Seperti namanya, serum ini mengandung berbagai jenis vitamin. Ada Vitamin A, Vitamin B Complex, dan Vitamin C. Fungsinya untuk menutrisi kulit, melindungi skin barrier dari polusi dan sinar blue light, serta memperlambat penuaan dini. Secara spesifik, kandungan yang digunakan adalah Retinyl Palmitate (Vitamin A), Panthenol (Vitamin B Complex), dan Ascorbic Acid (Vitamin C). Mengingat dia mengandung turunan retinol, untuk bumil dan busui boleh untuk skip dulu dan pilih varian lain.

Selain kandungan tersebut, ada kandungan lain seperti Niacinamide, Ectoin, Resveratrol, dan Allantoin. Kandungan Resveratrol juga lumayan jarang dipakai, lho! Makanya, serum ini juga bagus untuk antioksidan dan mencerahkan kulit.

Bagaimana rasanya di kulit?
Secara tekstur dia ini yang paling beda. Watery dan runny, tapi agak cloudy atau keruh. Ga ada aromanya juga, jadi kerasa nyaman saat pemakaian. Somehow di aku pribadi justru dia yang paling berasa dingin dan lembabnya di kulit makanya jadi favoritku! Teksturnya sendiri ringan dan cepat menyerap, sebetulnya gak masalah dipakai di pagi hari karena kandungan Retinyl Palmitate itu turunan retinol yang sangat mild dan gentle, tapi kalau aku nyamannya pakai di malam hari aja.

Untuk mencoba serum Azarine x Marvel, teman-teman bisa membeli satuan. Namun, kalau mau benar-benar fokus menyelesaikan permasalahan skin barrier, serum Marvel ini hadir dalam bentuk kit atau series yang berisi 3 (tiga) serum berdasarkan permasalahan kulit. Teman-teman dibebaskan, mau coba satu seri boleh, atau kalau beli satuan juga silakan karena tekstur wise mirip-mirip! Thank you for reading!

Where to buy?
SHOPEE | TOKOPEDIA
September 01, 2022 No comments
Sebagai orang yang tinggal di Jakarta, aku tidak heran ketika membaca berita mengenai kualitas udara Jakarta yang kian memburuk. Alasannya? Aku sendiri turut merasakannya secara langsung! Udara semakin panas akibat pemanasan global, polusi yang tak kunjung henti, paparan lampu LED dari gadget menjadi beberapa hal yang semakin aku rasakan akhir-akhir ini. Hal ini tentu akan berdampak ke kondisi kesehatan kulit, menyebabkan tanda penuaan dini pada wajah kian terlihat. Selain itu, dengan seringnya terpapar, ketahanan lapisan terluar kulit akan menurun. Akibatnya, kulit akan mudah sensitized, terlihat kusam, dehidrasi, bahkan smile lines menjadi semakin jelas.

Beruntung, aku kenal dengan satu brand skincare lokal yang concern akan kesehatan kulit masyarakat Indonesia. BASE menawarkan produk vegan yang efektif untuk mengatasi permasalahan kulit wajah. Yang menarik, produk BASE diproduksi dengan menggunakan super-plant & high-technology process yang seluruh kandungannya diolah pada manufaktur lokal. Selain itu, produk-produk mereka juga sudah melewati sertifikasi BPOM, dan ingredients yang digunakan memiliki sertifikat global ECOCERT dan HALAL. Jadi, tentu saja produk BASE teruji keamanannya.

Pada tanggal 8 Agustus kemarin, BASE mengeluarkan inovasi terbarunya yaitu 2 (dua) serum vegan yang menggabungkan super-plant and high-technology process. Saat pertama kali melihat produknya, aku super excited karena keduanya sesuai dengan permasalahan kulitku! Di umurku yang sudah tidak muda lagi, aku tentunya butuh anti aging skincare yang akan membantu mengurangi kerut pada kulit. Selain itu, sebagai pemilik kulit kering aku sangat suka explore hydrating serum! Makanya, aku tidak bisa memilih dan akhirnya mencoba kedua serum terbaru dari BASE.

2 (dua) vegan serum terbaru dari BASE adalah,
  1. Relief Hydration and Barier Calming Serum, berfungsi untuk menjaga skin barrier. Cocok untuk teman-teman yang punya kulit kering, dehidrasi, sering iritasi dan kemerahan.
  2. Rich Moisture and Youthful Firming Serum, berfungsi untuk anti aging. Cocok bagi teman-teman yang punya kulit kendur, tanda-tanda kerut halus ada wajah, kulit kering dan kusam, juga dark spot atau noda hitam di wajah. 
Aku akan bahas satu per satu ya, mulai dari kemasan, tekstur, wangi dan warna, feels di kulit, efek, serta harga. Tentunya aku juga akan membagikan mana yang jadi favoritku di akhir post ini. Mari kita mulai!

♡ Relief Hydration & Barrier Calming Serum ♡
BASE ga pernah lelah memberikan kemasan yang cantik, efisien, dan higenis di setiap produk skincare-nya. Relief Hydration & Barrier Calming Serum ini punya kemasan yang sangat eye-catching, berwarna kuning dipadukan dengan coral pink. Aku suka karena dia super higenis, untuk membuka kemasan tinggal putar bagian atas, lalu nanti pump muncul ke atas. Tinggal tekan deh untuk mengeluarkan produknya!

Berbicara mengenai ingredients, aku super amazed dengan pemilihan kandungannya karena berbeda dari produk lokal kebanyakan. Kandungan yang dipilih merupakan jenis super-plant dan telah melalui proses teknologi tinggi sehingga tidak akan memicu advance reaction. Produk ini bebas SLS, pewangi, pewarna artificial, paraben, phthalates, dan tentu tidak diuji pada hewan.
 
Kandungannya apa saja sih? Ada 3 (tiga) hero ingredients pada Calming Serum ini:
  • Omega Ceramide ® (Raspberry Seed Oil): mengandung omega 3 & 6, serta Ceramide yang diproses dengan proses enzymatic dari buah raspberry, makanya lebih natural & aman untuk lingkungan. Membantu mengatasi kulit kering dan meningkatkan kelembaban pada kulit.
  • Ashwargandha (Withania Somnifera Root Extract / Ginseng India): kaya akan antioksidan, membantu mengatasi kulit kemerahan atau iritasi.
  • Prickly Pear (Opuntia Ficus- Indica Stem Extract / Ekstrak Kaktus): membantu mengecilkan tampilan pori-pori, meredakan kulit kemerahan, juga menghidrasi kulit.
Untuk mengeluarkan tekstur serumnya, teman-teman cukup putar bagian atas kemasan serum sampai pump muncul. Lalu, tekan pump sampai produk keluar. Teksturnya sendiri gel cream cenderung kental berwarna kekuningan. Meskipun terlihat kental, serum ini sangat mudah diratakan dan meleleh di kulit. Somehow, teksturnya agak terasa velvety setelah merata jadi lebih memberikan efek lembab ketimbang lembut. Oh ya, warna pada serum ini berasal dari kandungan alami yang digunakan ya, karena BASE tidak menggunakan pewarna buatan.  Aromanya sendiri hampir tidak ada, satu poin plus dariku karena aku pribadi memang lebih suka skincare yang tidak beraroma.

Bagaimana rasanya di kulit? Untukku yang mempunyai kulit kering, serum ini terasa cukup melembabkan. Saat pengaplikasian rasanya ringan, agak sedikit sticky di awal, tapi dalam beberapa detik menyerap. Serum ini memberikan efek plumpy di wajah, terasa kalau ia memberikan kelembaban sampai ke dalam, tidak hanya di permukaan saja. Untuk finish-nya sendiri di kulitku ia cenderung velvety dan lebih ‘terasa’ keberadaannya di kulit. Kalau di pagi hari, aku biasanya tidak pakai pelembab dan langsung pakai sunscreen. Namun, di malam hari perlu ada tambahan pelembab supaya wajah lebih terasa lembab. Maklum, kamarku AC-nya super dingin jadi wajah harus lembab banget!

Selama 2 (dua) minggu pemakaian, aku merasa nyaman menggunakan serum ini. Teman-teman bisa pakai di pagi atau malam hari, aku biasa pakai 2-3 pump untuk seluruh wajah (ini sesuai selera ya). Isinya banyak kok, 30ml jadi gak akan cepat habis. Oh ya! Calming serum ini juga layer-able ya, dalam arti dia tetap nyaman jika diaplikasikan berlayer-layer. Kadang kalau lagi dehidrasi aku pakai 2 layer, hehe.

♡ Rich Moisture & Youthful Firming Serum ♡
Serum ini sepertinya memang dibuat untukku yang usianya di atas 25 (dua puluh lima) tahun. Yes, it’s an anti aging serum! Rich Moisture & Youthful Firming Serum cocok digunakan untuk teman-teman yang memiliki tanda penuaan pada wajah, seperti garis halus, kulit kendur, kulit kering dan kusam, serta noda hitam di wajah. Kemasannya sendiri sama persis dengan calming serum, bedanya yang ini mempunyai warna cream. Untuk mengeluarkan serum juga sama, tinggal putar bagian atas sampai pump muncul, lalu tinggal tekan deh!

Kita bahas tentang ingredients yuk! Firming Serum dari BASE ini punya 3 (tiga) kandungan utama:
• Astaxanthin (Oleoresin Extract of Microalgae Haematococcus Pluvialis)
Kandungan ini entah mengapa jarang digunakan oleh skincare lokal Indonesia. Padahal, Astaxanthin mampu membantu mencegah dan mengurangi tanda penuaan 6.000 (enam ribu) kali lebih kuat dari Vitamin C! Astaxanthin atau ganggang merah mempunyai efek antioksidan sehingga mampu menjaga kekenyalan kulit dan menyamarkan kerutan pada wajah.  

• Oats Ferment Extract (Lactobacillus Ferment, Avena Sativa Kernel Extract)
Merupakan kandungan yang punya fungsi membantu meningkatkan bakteri baik pada wajah yang hilang akibat penuaan. Selain itu, ia juga menjaga keseimbangan kadar mikrobioma pada kulit wajah untuk skin barrier yang lebih kuat.

• Quinoa (Chenopodium Quinoa Seed Extract)
Sejenis tanaman biji-bijian, mengandung 8 asam amino yang esensial untuk membantu meredakan bengkak di wajah, mengurangi garis halus, dan membantu mencerahkan kulit kusam.

• Electric Daisy (Acmella Oleracea Extract)
Kandungan yang memberikan efek “Natural Botox” dengan menghaluskan tekstur kulit serta membantu mengurangi kerutan pada wajah.

Jujur di awal aku sempat kaget saat mengeluarkan serum dari botolnya. Lho kok warnanya merah?! Katanya gak pakai pewarna? Tenang, guys. Warna ini ternyata berasal dari kandungan Astaxanthin, karena Astaxanthin sendiri merupakan ganggang merah. Namun tenang guys, saat diratakan dia tidak membuat kulit menjadi merah kok, warnanya merata di wajah. Oh ya, untuk teksturnya sendiri gel cair sedikit kental, agak runny. Suka rasanya di kulit, ringan, sangat mudah diratakan, mudah menyerap, dan terasa halus di wajah! 

Kalau ditanya, 'El lebih suka yang firming atau calming?' Menurutku keduanya berbeda dan sama-sama enak. Namun jika memang harus, aku akan pilih Firming Serum! Rasanya di kulit super nyaman menurutku. Saat pertama diaplikasikan dia glides on di kulit. Ringan, menyerapnya cepat, tapi tetap terasa efek plumpy-nya. Gak lengket juga. Aku biasa pakai di malam hari sebelum tidur. Namun, kalau mau dipakai di pagi hari ya tentu boleh banget!

Efeknya di kulit bagaimana? Aku merasa setelah pakai ini kulit terasa lebih firm. Bukan kencang as in ketarik, tapi seperti mendapat efek botox ringan (walaupun aku belum pernah di-botox ya.. hehe). Wajah terasa kencang dan gak kendur. Selain itu, aku merasa setelah pakai serum ini kulit jadi lebih halus saat diusap. Secara tekstur firming serum jauh lebih halus dari calming serum, makanya aku suka. Aku biasa pakai 2-3 pumps untuk seluruh wajah. Oh ya, setelahnya aku tambahan pelembab supaya kulit lembab sempurna.

Serum BASE ini bisa dibeli di mana sih? Sebetulnya teman-teman bisa membeli di e-commerce. Namun, menurutku bakal lebih untung kalau teman-teman beli di website karena diskonnya oke banget. Apalagi kalau pakai voucher code aku ELTANNN35 bisa dapat diskon 35%. Semoga review ini membantu ya! Thank you for reading.

Where to buy?
WEBSITE  | SHOPEE | TOKOPEDIA
Use ELTANNN35 for 35% on website
August 13, 2022 7 comments
Teman-teman pecinta skincare pasti sudah tidak asing lagi dengan kandungan retinol. Kandungan ini  dikenal mampu mencegah penuaan dini dan mempercepat produksi kolagen pada kulit. Kalau bakuchiol? Rasanya juga sudah banyak yang familiar. Bakuchiol yang berasal dari tanaman Babchi akhir-akhir ini menjadi alternatif dari retinol, karena punya manfaat yang sama tapi lebih bisa cocok atau digunakan banyak pengguna. Nah hari ini aku mau membahas 2 (dua) produk dari  Bhumi yang punya kandungan anti aging, yaitu HPR Retinol Serum dan Bakuchiol Night Oil. Pilih yang mana? Apakah boleh pakai keduanya? Aku bahas ya. 

Bhumi HPR Retinol Serum 

Sesuai namanya, serum ini mempunyai kandungan utama retinol yang berfungsi untuk anti-aging, dengan tujuan mencegah dan memperbaiki kondisi kulit dari penuaan dini. Retinol juga berfungsi membantu mengurangi tumbuhnya jerawat dan sebagai antioksidan. Kemasannya aku suka! Berwarna merah pekat, terlihat simpel dan elegan tapi tetap praktis karena tinggal pump saja. Warna merahnya  Aku juga suka karena dia terbuat dari plastik jadi meminimalisir pecahnya kemasan kalau tak sengaja terjatuh. 

Sekarang kita masuk ke kandungannya. BHUMI HPR Retinol Serum punya kandungan utama 2% Retinol Complex yang terdiri dari 1% HPR dan 1% Retinol. HPR (Hydroxypinacolone Retinoate) sendiri merupakan jenis retinol yang lebih gentle makanya dia lebih minim atau bahkan tanpa iritasi. Dikombinasikan dengan 1% Retinol  membuat kandungan keduanya menjadi lebih stabil di kulit. 

Selain Retinol Complex, serum ini juga didukung kandungan lain yang tak kalah bagus yaitu:
  • Bio Peptide™ : teknologi advanced dari peptide yang membantu memberikan elastisitas agar kulit semakin sehat, kencang, dan kenyal. 
  • 1% Ferulic Acid : antioksidan yang bekerja sebagai penyeimbang dari kandungan lain Ia memiliki efek anti-aging dan anti oksidan, mendetoks wajah dari radikal bebas.
  • 2% Honey : berfungsi untuk memberikan hidrasi dan kelembaban pada kulit sehingga dapat membantu mengurangi kerutan halus di wajah.
  • Antioxidant Extracts seperti Wild Pansy, Brown Seaweed, Prickly Pear Stem Extract dan lainnya : memiliki fungsi antioksidan, dapat menenangkan wajah (calming and soothing).
Sekarang kita masuk ke recap review. Aku akan membahas tekstur, aroma, rasanya di kulit, efeknya, serta cara pemakaian.

Tekstur dan Aroma: meski dinamai serum, produk ini punya tekstur silky-lotion (creamy) berwarna kekuningan seperti pelembab. Aromanya herbal semacam wangi ginseng gitu, awalnya jujur aku kurang srek tapi lama-lama terbiasa dan jadi terasa relaxing.

Rasanya di Kulit: saat diaplikasikan, dia ada sensasi dingin menuju hangat di wajah. Di aku pribadi dia baiknya di-apply di kulit yang sudah dalam keadaan lembab tapi ngeset (bukan yang basah) karena kalau kulitnya belom terhidrasi beberapa kali dia trigger gatal di area pipi. Selain itu, baiknya jangan di-apply di kulit basah karena serum ini rentan pilling. 

Efek di Kulit: aku seneng sih dengan hasilnya karena pas pagi bangun kulit kerasa lebih plump and firm gitu. Kerasa kencang tapi gak too much. Aku sendiri pakai 2-3 kali sehari aja, bergantian dengan bakuchiol di malam hari.  Yang penting kalau pakai retinol sudah khatam basic skincare-nya dan jangan lupa pakai sunscreen ya paginya!

Cara Pemakaian: aku biasa gunakan 1-2 pump saja menggunakan Sandwich Method ala bule. Caranya, pakai moisturizer sebelum dan sesudah retinol (diapit) supaya wajah terasa lebih lembab. Nah umur berapa sih perlu pakai retinol? Kalau dari yang aku baca-baca sih umur 20 tahun ke atas sudah boleh, tapi seperti yang aku sebutkan yang penting sudah khatam basic skincare dulu. Bumil busui tidak dianjurkan pakai yah, nanti kalau sudah selesai menyusui baru boleh.

Harga: Rp295.000,- bisa dibeli di sini.

Bhumi Bakuchiol Night Oil

Kalau temen-temen mungkin tidak cocok atau sedang tidak bisa pakai retinol, boleh coba alternatifnya yaitu Bakuchiol. Kandungan ini mulai viral di tahun 2019 kemarin karena ternyata punya manfaat yang hampir sama dengan retinol. Bakuchiol berasal dari ekstrak biji dan daun tumbuhan Psoralea Corylifolia atau Babchi. Tumbuhan asli India ini banyak digunakan untuk penyembuhan sejak tahun 1900-an. Kemasannya sendiri super cantik dan elegan. Ia menggunakan botol kaca dengan pipet untuk mengambil produknya. Sayang, produk ini kemasannya cukup bulky jadi memang tidak bisa dibawa-bawa pergi. Face oil memang lebih cocok dipakai di rumah sih! 

Sekarang kita masuk ke kandungannya. Face oil ini punya beberapa ingredients, seperti:
  • 35% Pomegranate Oil : oil yang mengandung Bio-Flavanoid yang bekerja sebagai antioksidan dan anti inflamasi.
  • 5% Bakuchiol Oil :  alternatif retinol yang berfungsi mempercepat proses regenerasi kulit. Bakuchiol juga membantu meredakak jerawat aktif pada wajah. 
  • Tamanu Oil dan Sunflower Seed Oil : membantu menghilangkan bekas jerawat dalam bentuk PIH (bekas jerawat menghitam) dan PIE (bekas jerawat kemerahan).
  • 1% PHA (Polyhydroxy acid) : eksfoliasi mild untuk kulit wajah, terutama yang sensitif dan berjerawat.
Sekarang kita masuk ke recap review. Aku akan membahas tekstur, aroma, rasanya di kulit, efeknya, serta cara pemakaian.

Tekstur & Aroma: produk ini punya tekstur oil, tapi untungnya dia termasuk tipe dry oil yang ringan dan runny. Awal aku sempat wondering kenapa ini seperti mengkristal ya, kaya ada perbedaan warna di oil? Namun setelah aku tanya tim Bhumi ternyata memang begitu dan tidak masalah. Untuk aromanya sendiri herbal yang lumayan strong, not my favorite but still tolerable.

Rasanya di Kulit: karena teksturnya oil, aku biasa pakai 2-3 tetes aja untuk seluruh wajah. Caranya taruh di telapak tangan, usap, baru tap ke wajah. Dengan cara ini dia jadi terasa ringan di kulit. Kalau terlalu banyak, di aku malah jadi greasy dan gatal. Yang penting pakai secukupnya, sih! 

Efek di Kulit: malau si retinol efeknya ke firming, ini di aku  lebih ke plump & glowy. Teman-teman bisa pakai di pagi atau malam hari, tapi karena dia oil aku sih nyamannya dipakai malam. Dengan cara pakai yang tepat, kedua produk dari Bhumi bakal terasa manfaatnya di kulit.

Cara Pemakaian:  untuk cara pakainya, pastikan secukupnya aja. Aku biasa 2-3 tetes supaya wajah tetap nyaman. Biasa aku pakai bergantian dengan retinol di malam hari, tapi kalau mau pakai pagi juga boleh. Temen-temen bisa campur pelembab untuk pagi. Produk ini juga bisa digunakan sebagai spot treatment pada area yang sedang berjerawat!

Harga: Rp269.000,- bisa dibeli di sini.

Pakai keduanya boleh ga? Kalau temen-temen kulitnya kuat, boleh aja! Namun aku pilih pakai selang seling karena area pipiku sensitif. Jadi misalkan hari ini pakai bakuchiol, besok pakai retinol begitu selanjutnya. Teman-teman pilih bakuchiol atau retinol? Share yaa!

Thank You for Reading!

April 02, 2022 12 comments
Adakah temen-temen pembaca yang sudah berusia 20-an, tapi masih takut atau pemula banget dalam hal retinol? Tos dong kalo gitu, aku juga dulu adalah salah satu yang jarang pakai retinol karena takut dengan efek sampingnya. Padahal, retinol adalah satu kandungan yang ampuh buat mencegah penuaan dini dan kerutan pada wajah. Sekarang, aku mulai memberanikan diri untuk mencoba produk yang mengandung retinol. Salah satunya dari White Story, namanya Advanced Care Serum. 

Ada 3 (tiga) alasan kenapa menurutku serum ini cocok untuk pemula:
  1. Harga yang cukup affordable dengan kemasan yang mini;
  2. Kandungan Granactive Retinoid (HPR) yang minim iritasi; dan
  3. Teksturnya yang milky dan feels lembabin.
Aku bakal jelaskan lebih lanjut ketiga alasan ini ya. Mari disimak review-nya!

Pertama, mari kita bahas kemasannya dulu. Serum ini punya ukuran cukup mini, yaitu 10 gram. Untuk pemula yang akan pakai retinol serum di 1-3 kali seminggu, ukuran segini masih oke banget dan gak akan cepat habis juga. Terlebih, harganya juga ekonomis jadi andaikan ternyata kurang cocok tidak akan terlalu sedih. Untuk yang sudah khatam retinol mungkin akan merasa isinya terlalu sedikit, kalau pakai tiap hari mungkin 1-2 minggu sudah habis.

Kemasannya sendiri berbentuk botol disertai pipet. Untuk menarik produk  memang perlu trik karena teksturnya milky, caranya taruh pipet di tengah dalam botol, tekan ujung pipet, dorong ke bawah, lalu lepas tekanan. Nanti cairan akan otomatis tertarik ke pipet! Oh ya ingredients list terletak di kotak kemasan, jadi kalau teman-teman mau mempelajari jangan dibuang ya. 

Yuk kita masuk ke ingredients list-nya. Serum ini punya kandungan utama Granactive Retinoid. Apa ini, dan apa bedanya dengan retinol biasa?
"Granactive Retinoid merupakan retinol jenis baru yang lebih gentle. Kandungan tersebut merupakan Hydroxypinacolone Retinoate (HPR), senyawa organik yang berasal dari asam retinoat atau Retin-A. HPR ini punya cara kerja yang sama dengan retinol, namun dengan menghasilkan minim iritasi atau bahkan tanpa iritasi dan tidak menyebabkan kulit kering. Karenanya, dia cukup friendly dengan kulit kering dan sensitif. "

Selain kandungan tersebut, juga ada kandungan lain seperti:
  • Peptide: kandungan yang menghasilkan kolagen sehingga mampu mencegah penuaan dini dan membuat kulit tetap elastis. 
  • Niacinamide: mencerahkan kulit dan membantu mengurangi jerawat.
  • Allantoin: memiliki sifat anti inflamasi dan menenangkan kulit yang sensitif.
  • Hyaluronic Acid: mampu menjaga hidrasi dan melembabkan kulit.
Yang perlu temen-temen ketahui, produk ini mengandung parfum dan ethyl alcohol. Jadi, kalau teman-teman sensitif dengan dua kandungan ini, bisa jadi bahan pertimbangan ya.

Mari masuk ke recap review. Seperti biasa aku akan membahas tekstur, wangi dan warna, feels di kulit, efek di kulit, cara pemakaian, serta harga. 

Tekstur, Wangi, dan Warna: serum ini punya tekstur milky, di tengah-tengah antara cair ke kental, sedikit watery. Seperti produk White Story yang pernah kucoba, dia ada aroma wangi dari kandungan parfum, untungnya aroma serum ini oke di hidungku jadi ga terlalu mengganggu. 

Feels di Kulit: saat diaplikasikan serum ini terasa ringan, mudah diratakan, dan mudah menyerap. Meski mudah menyerap, dia ga bikin kulit kering sama sekali, malah cenderung lembabin dan bikin plump. Meski begitu, setelahnya aku tetap pakaikan hydrating agents supaya kulit makin lembab.

Efek di Kulit: so far aku nyaman pakai serum ini. Meski ada kandungan alkohol dia ga bikin kering di aku. Aku sempat pakaikan di area T-Zone saja untuk tes, aku merasa tekstur kulit yang dipakaikan Advanced Care Serum saat diusap lebih lembut (gak gradakan). Aku bakal coba pakai terus supaya kulit terhindar dari tanda penuaan dini! 

Cara Pemakaian: dari yang aku baca-baca, pengguna pemula retinol dianjurkan memakai retinol serum 1-3 kali dulu dalam seminggu. Hal ini supaya kulit ga kaget dan bisa berangsur melakukan penyesuaian. Aku sendiri sampai sekarang pakai 2-3 kali aja seminggu.

Kalau sudah terbiasa, serum ini boleh dipakai setiap hari, di malam hari untuk seluruh wajah. Setelahnya aku tetap pakaikan hydrating agents supaya kulit tetap punya kelembaban lebih. Jangan lupa pakai sunscreen di pagi hari ya.

Harga: Rp47.000,- bisa dibeli di shopee. 

Thank you for Reading! 
December 28, 2021 5 comments
Siapa yang waktu itu gemes dan penasaran sama skincare yang diluncurkan beneath! by Bhumi? Hari ini aku mau bahas yaaa! Untuk yang belum tau, beneath! merupakan skincare series yang dikeluarkan oleh Bhumi. Beda beneath! apa sih sama skincare yang dikeluarkan di bawah brand Bhumi?
  1. Harganya lebih affordable, masing-masing di bawah Rp 150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah);
  2. Kemasannya super geme dan vibe remaja banget; dan
  3. Setiap skincare mengandung superfood (kandungan sayur / tanaman / buah-buahan) yang mampu menutrisi kulit.
Nah aku akan bahas satu per satu, tapi berhubung ini ada 6 (enam) produk, aku akan bahas secara singkat, padat, dan jelas. Cus kita mulai! 

Ada 2 (dua) jenis essence yang dikeluarkan oleh beneath!yaitu Cloud Nine yang berwarna mint dan Dear Doris yang berwarna pastel pink. Bedanya apa? Pertama, dari warna kemasannya. Kedua, dari penggunanya. Cloud Nine Skin Prep lebih ditujukan untuk kulit sensitif dan berjerawat sedangkan Dear Doris Skin Prep ditujukan untuk pemilik kulit kering dan kusam. 

Awalnya aku mengira Dear Doris ini tuh exfoliating toner karena ada kandungan Lactic Acid, tapi setelah aku pakai ternyata rasanya lebih ke hydrating toner. Informasi produk tertera di kotak kemasan, teman-teman bisa pelajari ingredients-nya di sana. Secara tekstur dan efek pun beda, aku jelaskan satu per satu, ya! 

Cloud Nine Skin Prep Essence
Kandungan: Cloud Nine Skin Prep mempunyai kandungan utama Mugwort dan Centella Asiatica Extract yang fungsinya untuk melembabkan. Mereka juga punya kandungan Niacinamide untuk mencerahkan sekaligus menenangkan kulit yang berjerawat. 

Tekstur, Wangi, dan Warna: tekstur essence ini cukup unik, cair cenderung kental, agak seperti soothing gel berwarna bening. Ada aroma khas aloe vera yang cukup soft jadi tidak mengganggu. 

Feels dan Efek di Kulit: essence ini feels nya supeeeer dingin di kulit. Menurutku buat skin prep (mempersiapkan kulit untuk menerima skincare selanjutnya) dia enak banget karena terasa ringan dan cepat menyerap. Kalau di aku pribadi lembabnya terasa tapi lumayan cepat pergi, jadi enaknya saat masih berasa dingin dingin lembab dilayer dengan produk lain. Enaknya dia ini kerasa ringan dan gak lengket di kulit jadi all skin type friendly.

Harga:  Rp119.000,- sebanyak 100ml | bisa dibeli si shopee.

Dear Doris, Skin Prep Essence
Kandungan: ada Niacinamide untuk mencerahkan kulit yang kusam, lac untuk merawat kulit yang berjerawat, Probiotics dan Super Moist Hyaluronic Acid untuk menjaga kelembaban kulit, serta Yuzu dan Fig Extract untuk antioksidan. Menurutku secara kandungan ini super oke untuk kulit kering sih, apalagi ada beberapa tipe HA di 1 (satu) toner. 

Tekstur, Wangi, dan Warna: essence ini punya tekstur yang cukup unik. Cair ke kental, tapi milky berwarna seperti putih susu. Produk ini sejauh aku pakai ga terasa ada aromanya, cuma slight aroma susu aja tapi ga terlalu berasa.

Feels dan Efek di Kulit: essence ini saat diaplikasikan bikin wajah terasa adem. Setelah pemakaian, wajah sangat terasa  lembab tapi masih ringan dan gak sumuk. Kusuka karena dia bikin kulit terasa lembut atau velvety! Meski dia ada kandungan lactic acid-nya, di aku pribadi dia ga ada rasa cekit atau apapun siih. Cepat menyerap dan ga ada rasa lengket juga.  Kalau temen-temen suka skincare yang teksturnya basah-basah, boleh dilanjut dengan skincare lain. 

Harga: Rp132.500,- untuk  100ml  | bisa dibeli di shopee.

Cucumber Gel Mask
Produk ini super inovatif dari berbagai segi. Pertama, dia multifungsi karena selain sebagai gel wash off mask, dia juga bisa dijadikan sleeping mask atau bisa jadi soothing gel juga. Kedua, kalau biasanya soothing gel ditaruh di kemasan jar atau tube biasa, Cucumber Calming Mask ini dikemas dengan tube tapi ada face roller-nya! Jadi bener-bener memudahkan kita banget saat pengaplikasian, gaperlu colek-colek cairannya. Aku rekomen ini buat dicoba!

Kandungan: masker ini mengandung Niacinamide untuk mencerahkan wajah. Soothing agents-nya ada Aloe Vera & Cucumber Extract, ga heran sih dia kerasa banget soothingnya. Ada kandungan Hyaluronic Acid juga untuk melembabkan kulit. 

Tekstur, Wangi, dan Warna: masker ini punya tekstur seperti soothing gel, kental jelly gitu berwarna bening. Dia mengandung fragrance ya, jadi ada aroma khas aloe vera gitu tapi masih tergolong enak wanginya. Kebanyakan soothing gel tuh mengandung alkohol, nah kalau dia ngga jadi aman buat temen-temen yang menghindari kandungan alkohol.  

Feels di Kulit: ini rasanya kaya soothing gel banget menurutku. Dingin pol saat diratakan, bisa banget menenangkan kulit yang kemerahan. Ada sedikit rasa sticky dan basah setelah pemakaian, kalau aku pribadi enaknya pakai sebelum tidur atau kalau pas lagi iritasi atau kemerahan langsung roll jadi adem. Praktis pol! Sayang buat yang barbar kaya aku isinya ga terlalu banyak jadi cepat habis. Ini produk favoritku di antara yang lain, sih. 

Harga: Rp135.000,- sebanyak 45gr | bisa dibeli di shopee.

beneath! menguarkan 2 (dua) serum. Yang satu brightening serum (pink), yang satu lagi exfoliating serum (kuning). Untuk brightening serumnya sendiri punya fungsi antioksidan dan mencerahkan kulit. Kemasannya berwarna pink cerah dengan desain yang super cute. Informasi produk terletak di kotak kemasan, make sure untuk tidak dibuang ya! 

Nah untuk exfoliating serum-nya, jujur ini pertama kalinya aku pakai exfoliating serum yang presentasinya setinggi ini sampai ada opsi untuk di wash off. Agak serem gimana gitu, tapi aku penasaran jadi kucoba juga! Nah sesuai penjelasan di produknya dia bisa dipakai 2 (dua) cara, wash off (taruh di wajah sekitar 5 (lima) menit lalu bilas) kalau dirasa terlalu kencang, dan leave-on (taruh sebagai skincare biasa) kalau kulitnya kuat.

Sugar Rush Exfoliating Serum
Kandungan: serum ini punya kandungan utama Niacinamide untuk mencerahkan. Kandungan acid ada AHA 6% (Glycolic Acid dan Lactic Acid), BHA 2% (Salicylic Acid) dan PHA 2% (Lactobionic Acid). Fungsi utamanya adalah untuk mengangkat sel kulit mati. 

Tekstur, Wangi, dan Warna: serum ini punya tekstur cair ke kental, berwarna bening. Sejauh pemakaian tidak ada wangi yang mengganggu, jadi kusuka. Saat diaplikasikan dia terasa licin di wajah, jadinya terasa ringan dan mudah diratakan. 

Feels di Kulit: surprisingly serum ini aman banget untuk leave-on di kulitku. Ga ada rasa tingling atau cekit, hanya hangat saja. Nah aku sendiri punya trik untuk pakai ini: sebelum dan sesudah pemakaian kudu pakai hydrating agents alias diapit. Kencengin hidrasinya deh. Aku pakai 2-3 kali seminggu dan prefer leave-on karena lebih simpel. Kalau kulit teman-teman ga kuat, boleh banget di wash-off.

Harga: Rp99.000,- untuk 20 ml | beli di shopee 

Very Berry Antioxidant Brightening Serum
Kandungan: serum ini punya kandungan utama Niacinamide, fungsinya untuk mencerahkan. Selain itu, ada kandungan Glycerin dan Hyaluronic Acid untuk mencerahkan. Acerola Berry Extract juga bagus untuk antioksidan. 

Tekstur, Wangi, dan Warna: tekstur serum ini cair ke kental, berwarna bening. Dia terasa licin dan mudah diratakan. Ada feel basah di kulit sekitar 5-10 menitan. Aku suka karena dia tidak ada wanginya, poin plus buatku yang kurang suka wewangian. 

Feels di Kulit: serum ini butuh sedikit waktu untuk menyerap, dan di saat mau menyerapnya kulit sedikit terasa sticky. Buatku si ga masalah, aku pakainya malem sih biasanya. Dia bikin wajah keliatan ga kusam dan ada efek melembabkannya. Aku tambah skincare lain juga ga masalah, ga berasa sumuk.

Harga: Rp95.000,- sebanyak 20ml  | bisa dibeli di shopee.

Blueberry Cream Moisturizer
Ga nyangka ternyata pelembab ini mudah diratakan! Selalu suudzon sama moisturizer bentuk tube tuh, apalagi pas dikeluarin warnanya putih pekat. Taunya dia water based gitu jadi diratainnya super mudah. Kemasannya sendiri cukup bulky, isinya tergolong banyak jadi worth dengan harganya.  

Kandungan: kandungannya sendiri super menarik, ada probiotics yang mampu berfungsi sebagai antioksidan. Dia juga punya kandungan panthenol, hyaluronic acid, dan blueberry extract yang melembabkan kulit.

Tekstur, Wangi, dan Warna: aku suka dengan teksturnya yang creamy watery gitu. Meski warnanya putih pekat, ternyata dia mudah diratakan dan ringan. Ada sedikit aroma buah yang untungnya cocok di hidungku. 

Feels dan Efek di Kulit: meski warnanya putih, moisturizer ini saat diratakan ke wajah tidak menimbulkan tone up ataupun whitecast. Setelah pemakaian ada rasa sticky di 1 (satu) menit awal, tapi setelah menyerap aman dan nyaman. Lembabnya sih dapet bangeeet, kusuka! Namun dia tetap terasa ringan. Buatku produk ini favorit kedua, sih!

Harga: Rp149.000,- sebesar 45gr | bisa dibeli di shopee.

Thank You for Reading!

December 13, 2021 5 comments

Ingin mencerahkan wajah tapi bingung pakai brightening agent apa? Vitamin C.. atau Niacinamide ya? Whitelab punya jawabannya. Beberapa minggu lalu Whitelab mengeluarkan 3 (tiga) buah serum yang fungsi utamanya mencerahkan, dalam seri #PickYourBrighteningHero. Kalau dari kemasan secara bentuk memang mirip-mirip, tetapi kandungan, tekstur, dan efeknya di wajah jelas beda. Penasaran apa bedanya dan harus pilih yang mana? Aku bahas satu per satu, ya! 

Whitelab C-Dose+ Brightening Serum

Aku taruh dia di urutan pertama karena ini favoritku di antara yang lain. C-Dose+ dari Whitelab ini merupakan salah satu Vitamin C termelembabkan yang pernah aku coba. Secara aroma juga ter-soft dari produk Whitelab yang pernah kucoba. Awal sih agak skeptis surprisingly dia soft! Kemasannya sendiri dari botol kaca pipet berwarna hitam, didesain gelap agar Vitamin C tidak mudah teroksidasi. Pipetnya bikin sedikit effort untuk menarik produknya, tapi kalau uda tau triknya ga masalah. 

Sekarang mari kita bahas kandungannya. C-Dose+ Serum ini punya star ingredients yang keren-keren banget: 
  • 2% Ethyl Ascorbic Acid (Vitamin C): jenis Vitamin C yang lebih stabil, persentasenya yang kecil membuatnya bisa dicoba oleh pemula. Fungsi utamanya sebagai antioksidan dan mencerahkan wajah. 
  • Ferulic Acid: sebagai antioksidan yang berfungsi mencegah kerusakan kulit akibat radikal bebas. 
  • Marine Collagen: kolagen yang berasal dari kulit ikan, fungsinya untuk meningkatkan elastisitas kulit.
  • HyaluComplex-10: perpaduan 10 tipe Hyaluronic Acid yang punya manfaat melembabkan kulit.
Selain yang disebutkan sebelumnya, serum ini juga punya kandungan RayKami. Bernama latin Artemisia Capillaris Flower Extract, fungsinya menenangkan dan mengurangi kemerahan pada kulit. Sepertinya RayKami sedang banyak dipakai di produk-produk Whitelab ya! Produk ini memang mengandung parfum, tapi tenang wanginya super soft kok! 

Seperti biasa aku akan memberikan recap review. Aku akan membahas tekstur, wangi, dan warna, rasanya di kulit, efeknya di kulit, cara pemakaian, serta harga. 

Tekstur, Wangi, dan Warna: berbeda dari  Vitamin C biasa, serum ini punya tekstur gel-milky, sedikit runny. Aku suka dengan teksturnya karena dia licin saat diaplikasikan ke wajah. Wanginya sih yang aku kaget, soft banget! Beda dari produk Whitelab biasanya. 

Rasanya di Kulit: saat pertama diaplikasikan, serum ini lumayan terasa adem di wajah. Dia ringan, gampang diratakan, dan mudah menyerap. Ada rasa lengket hanya di beberapa menit awal sebelum menyerap, setelah menyerap kulit terasa ringan. 

Efeknya di Kulit: Suka pol! Sejauh ini dia jadi serum Vitamin C termelembabkan yang pernah kucoba. Kulit jadi terasa velvety dan halus saat disentuh. Lembabnya dapet, efek glowing dan/atau cerahnya cukup terlihat. Kurasa bakal nyaman untuk semua skin type karena non-sticky di kulit. Dia juga bikin wajah keliatan cerahan, apalagi kalau dipadukan dengan sunscreen di pagi hari. 

Cara Pemakaian: teman-teman boleh pakai serum ini di siang atau malam hari. Kalau pakai pagi hari, jangan lupa pakai sunscreen setelahnya. Aku setelah pakai ini biasa ga lanjut hydrating serum lagi, jadi cukup moisturizer saja. 

Harga: Rp78.750,- bisa dibeli di shopee.

Whitelab Brightening Booster Serum (5% Niacinamide)
Ada 2 (dua) jenis Niacinamide yang dihadirkan oleh Whitelab. Bedanya apa? Hanya di persenan Niacinamide-nya. Yang 1 (satu) 5%, yang 1 (satu) 10%. Ini dibuat karena tidak semua pengguna skincare cocok dengan persentase Niacinamide yang tinggi, jadi dihadirkanlah 2 (dua) pilihan. Kemasan serum ini berbentuk botol dengan pipet, berwarna putih. Informasi produk semua terletak pada kotak kemasan, jadi jangan dibuang ya! 

Sekarang kita masuk ke kandungan. Serum ini punya beberapa kandungan utama: 
  • Niacinamide 5%: kandungan yang sudah dikenal mampu merawat kulit yang berjerawat dan mencerahkan wajah. 
  • Glycerin: kandungan basic di suatu produk skincare yang fungsinya untuk melembabkan. 
  • HyaluComplex-10+: perpaduan 10 tipe Hyaluronic Acid yang punya manfaat melembabkan kulit.
  • Marine Collagen: kolagen yang berasal dari kulit ikan, fungsinya untuk meningkatkan elastisitas kulit.
Produk ini tidak mengandung alkohol, tapi mengandung perfume. Untungnya, wanginya masih bearable dan cukup soft jadi masih cocok dengan hidungku.
 
Tekstur, Wangi, dan Warna: serum ini punya tekstur cair sedikit kental, agak runny, berwarna bening. Aku bisa bilang sih teksturnya mirip Niacinamide serum pada umumnya ya. Wanginya sedikit lebih terasa dari yang Vitamin C tapi masih bearable.

Rasanya di Kulit: saat pertama kali diratakan, aku merasa teksturnya cukup ringan, licin, dan mudah diratakan. Terasa adem di wajah. Di aku pribadi gak ada rasa tingling atau apapun, cukup nyaman. 

Efeknya di Kulit: untuk kulit kering, dia memberikan efek lembab 10-15 menit awal pemakaian. Kalau didiamkan, kulit kembali terasa normal (ga lembab ga kering). Jadi, kalau  ingin lembabnya bertahan boleh dilayer 2 (dua) kali atau ditambah skincare lain, misalkan moisturizer. Efek cerahnya pelan tapi pasti.

Cara Pemakaian: serum ini boleh dipakai di pagi atau malam hari. Aku pribadi biasa pakai 2-3 pipet supaya wajah terasa basah. Ini preferensi masing-masing, ya! 

Harga: Rp68.750,- bisa dibeli di shopee.

Whitelab Intense Brightening Serum (10% Niacinamide)
Varian ini jadi best seller di antara ketiganya. Aku lihat di shopee dia sudah terjual lebih dari 1 juta pcs?! Gila kan. Setelah aku coba, antara yang 5% dan 10% tidak terlalu banyak perbedaan. Jadi di sini aku bakal bahas apa yang membedakan saja, ya! 

Pertama, soal kandungan. Kedua produk ini kalau dilihat ingredients list-nya sama persis, yang membedakan hanya Niacinamide yang 10% ada di urutan kedua, sedangkan yang 5% di urutan ketiga. Ini sesuai pilihan teman-teman saja, lebih nyaman pakai yang mana.

Tekstur, Wangi, dan Warna: secara wangi keduanya sama, cukup terasa buatku yang hidungnya sensitif tapi masih bearable banget. Tekstur juga hampir sama, bening cair sedikit kental — yang membedakan Niacinamide 10% sedikit lebih kental daripada Niacinamide 5%. Kalau sekilas pandang sih ga terlalu ketara perbedannya. 

Rasanya di Kulit: Feels surprisingly cukup beda. Niacinamide 5% terasa adem dan nyaman, sedangkan Niacinamide 10% di aku pribadi agak terasa semriwing (tingling di pipi). Namun, keduanya tetap terasa ringan, mudah diratakan dan mudah menyerap. 

Efek di Kulit: sama seperti yang 5%, serum ini juga  memberikan efek lembab 10-15 menit di awal pemakaian. Kalau didiamkan, kulit kembali terasa normal (ga lembab ga kering). Kalau  ingin lembabnya bertahan, boleh dilayer 2 (dua) kali atau ditambah skincare lain, misalkan moisturizer. 

Harga: Rp 78.750,- bisa dibeli di shopee.

Sudah bisa menentukan ingin coba yang mana? Share yaa! 
December 05, 2021 4 comments
Older Posts

About me

About Me


Hi guys! My name is Lisa. I write beauty & fashion related-posts.

Pageviews

Sociolla

Sociolla

Follow Me

Followers

I'M #JBBinsider

I'M #JBBinsider


FOLLOW ME @INSTAGRAM





Created with by ThemeXpose