instagram twitter pinterest tumblr
  • Home
  • Beauty
  • Life Style
    • Fashion
    • DIY
    • Photography
  • About
  • Contact
  • Shop

E L L Y Z A B E T H - Indonesian Fashion & Beauty Blogger

Hai semua! Lisa si pecinta masker telah kembali! Sudah lama aku tidak me-review sheet mask, kali ini aku kembali me-review sheet mask dari satu local skincare brand, namanya MASKA. Sejak pertama kali mereka mengeluarkan produk-produknya, aku sudah tertarik dengan design produk mereka yang super eyecatching! Mungkin ada temen-temen yang belum tahu, MASKA ini brand apa? MASKA merupakan skincare brand yang didirikan pada tahun 2019 yang mengusung tema "kuat" dan "feminin". Nah tagline mereka "along with you" ingin memperkenalkan diri sebagai brand yang fun dan artistik (source). 

Oh ya, aku juga me-review tone up cream mereka. Tone up cream mereka punya kandungan skincare juga lho, ada niacinamide, collagen, beet root extract (buah bit), dan algae extract (alga).

KISS ME #HYDRATE&SOOTHING MASK
Aku suka packaging-nya! Warnanya bright, gambar-gambarnya mengangkat tema "wanita", seperti artwork gitu. Jarang banget sih ada brand skin care yang usung warna-warna berani dan ramai, biasanya kan simpel dan kalem. Kudos for the design! Nah, sheet mask Maska mempunyai 3 (tiga) varian, yaitu Be Youth Full #RejuvenatingMask, Sunshine Kiss #Brightening Mask, dan Kiss Me #Hydrate&SoothingMask. Yang kupunya varian Kiss Me, tentunya karena wajahku kering & sensitif jadi kupilih yang melembabkan dan menenangkan.

Ini dia bagian belakang packaging-nya. Didominasi warna hijau tosca, ada beberapa informasi yang disampaikan yaitu kegunaan, cara pakai, ingredients, produsen, nomor BPOM, dan expired date. 

Kertas maskernya terbuat dari bahan kain yang tipis, jadi untuk menyangkanya supaya tidak berantakan, diberikan pelapis kertas. Jujur aku selama ini belum pernah coba sheet mask setipis ini, jadi lumayan penasaran juga pas lihat pertama kali.

- FULL REVIEW -

Kemasan: juara banget sih ini kemasannya. Aku suka dengan tema yang diusung MASKA, bold, feminime, futuristic. Kemasan maskernya sih seperti masker pada umumnya, berbahan plastik tebal dan di belakang kemasan ada informasi produk seperti kegunaan, cara pemakaian, ingredients, produsen, tanggal kadaluwarsa, dan informasi lainnya.  


Kertas Masker: berbeda dari sheet mask yang pernah kucoba, sheet mask dari MASKA ini kertasnya berbahan kain yang tipis. Meski tipis, kertasnya tidak mudah sobek kok karena ada penyangga atau lapisan kertasnya lagi jadi saat dibuka lebih mudah. Menurutku ukuran maskernya sudah pas di wajahku, hanya saja ukuran mata dan bibir kurang besar.

Saat Digunakan: pengaplikasian masker cukup gampang, hanya tinggal dipisahkan dengan kertas penyangga lalu pasang ke wajah. Saat diaplikasikan, ada wangi-wangi parfum tetapi tidak mengganggu. Rasanya dingin dan segar! Untuk masker ini sebaiknya digunakan sembari tiduran karena jika sambil berdiri, essence dari masker akan menumpuk di bawah dan jadinya kertas masker lebih mudah kering. Ada sedikit sensasi tingling setelah pemakaian 15 menit, tapi tidak masalah kok.

Essence-nya teksturnya cair, menurutku jumlahnya bisa ditambahkan lagi sih oleh MASKA, karena setelah pemakaian 10 menit kertas masker rasanya lebih kering dari sebelumnya. Wangi masker ini lumayan bertahan sih di wajah.

Efek Setelah Penggunaan: wajah jadi lebih segar. Memang ada sedikit sticky feeling, tapi plusnya wajah jadi terasa lembab dan plump. Efek plump-nya di aku sih terasa di 2- 3 jam setelah penggunaan (aku pas itu menggunakannya saat sore hari). Jika bisa mencoba sheet mask MASKA lagi, aku prefer memakainya sebelum tidur saja karena lebih relaxing dan nyaman.

Harga: Rp 25.000,-

Recommended? Yes! But I hope MASKA will add more essence to the sheet mask.

MASKA Tone Up Day Cream
Selain sheet mask, produk lain yang kucoba dari MASKA adalah tone up day cream-nya. Packaging-nya imut dan biasanya yang seperti ini packaging untuk 2-3 kali pakai. Aku pribadi lebih senang dengan packaging botol sebenarnya, tapi mungkin kalau isinya sedikit ditaruh botol agak aneh juga ya, jadi MASKA memilih untuk menggunakan packaging seperti ini. Poin plus-nya, packaging model ini compact dan bisa dibawa kemana-mana karena kecil.

Di bagian belakang packaging terdapat informasi produk seperti kegunaan, cara pakai, komposisi, distributor, expired date, dan informasi lainnya. Produk ini mengandung bahan-bahan seperti collagen, niacinamide, beet root extract, dan algae extract.


Ini dia isi dari tone up cream-nya. Yang aku senang dari tone up cream ini adalah warnanya bukan putih, tetapi ada warnanya seperti foundation. Kalau bisa digambarkan sih seperti warna ivory. Teksturnya agak thick, apply perlahan saja supaya merata.

- FULL REVIEW -

Packaging: packaging-nya ini kecil dan imut, seperti bentuk sachet tapi ada tutupnya. Kalau aku pribadi sebetulnya lebih senang dengan packaging botol, tetapi mungkin karena isinya sedikit tim MASKA memilih untuk menggunakan packaging sachet. Isinya adalah 8 gram, bisa untuk 5-10 kali pakai. Meski packaging-nya kecil, informasi pada produk cukup lengkap, ada kegunaan, komposisi, distributor, tanggal kadaluwarsa, dan info-info lainnya.

Warna: seperti yang telah kujelaskan sebelumnya, yang aku suka dari tone up cream ini adalah warnanya. Biasanya, tone up cream itu berwarna putih, tapi yang MASKA punya warnanya seperti warna foundation. Mungkin kalau bisa dicocokan, warnanya seperti shade "ivory" pada foundation.

Tekstur & Coverage: a bit thick, jadi apply pelan-pelan saja. Meski teksturnya thick, sebetulnya saat diaplikasikan cukup mudah dan tidak seret. Di wajah juga rasanya tidak greasy dan cepat menyerap. Nah, coverage-nya itu light to medium, jadi bisa ngeratain warna kulit wajah. Namun, untuk jerawat tidak bisa ditutupi sempurna, tetap harus pakai concealer.

Efek di Kulit: menurutku efek tone up yang dihasilkan cukup instan, setelah digunakan wajah langsung terlihat lebih cerah. Sebaiknya pakai tipis-tipis saja, karena kalau pakai terlalu tebal jatuhnya kulit jadi terlalu putih. Yang kusuka, warna kulit jadi lebih merata setelah pemakaian. Tone up cream ini bisa bertahan di wajah 4-5 jam. Aku tidak merasakan ada oksidasi, sih. 

Harga: Rp 20.000,-

Recommended: untuk kalian yang punya light skin tone, aku merekomendasikan tone up cream ini. Namun, untuk yang berkulit medium to dark, kalian bisa mencobanya tetapi pakai tipis saja (setipis mungkin) agar tidak menghasilkan wajah yang abu-abu.

thank you for reading my blog xoxo

Tags: maska lab sheet mask, sheet mask maska, maska sheet mask review, maska tone up cream review, maska tone up day cream review, maska kiss me sheet mask, maska sheet mask kiss me, review sheet mask maska, review maska sheet mask, maska sheet mask review, review maska lab, maska lab review

September 04, 2020 54 comments
Hai semua! Hari ini aku kembali mau me-review sheet masks yang aku beli selama tahun 2019 dan 2020. Aku selalu ingin mencoba sheet mask dari berbagai merk dan share ke kalian, sheet mask mana sih yang paling worth it? Nah, ada beberapa masker yang aku beli dari berbagai sumber, mulai dari Sociolla, ada yang beli di AEON Mall, ada juga yang beli di Guardian. Yuk kita mulai review-nya! 

Ariul 7 days mask - aloe 
Sheet mask asal Korea ini sempat booming di tahun 2019-2020 dengan tagline-nya yaitu 7 days mask. Aku baru sempat cobain masker ini karena secara kebetulan mamaku punya banyak masker ini dan dia suka banget, jadi aku minta 1 (satu) buah. Masker ini punya 7 (tujuh) varian, tapi aku hanya membeli 1 (satu) varian saja yaitu yang aloe atau lidah buaya yang fungsinya melembabkan. Aku belinya di Sociolla.

Kemasan: kemasannya didesain dengan warna putih dan bahan dof. Desainnya cukup unik karena tampilan depannya mirip seperti artikel yang ada di blog atau koran. Penjelasannya cukup lengkap mulai dari varian, ingredients, kadaluarsa, distributor, dan ada bahasa Indonesianya juga.

Kertas Masker: tekstur kertasnya tebal tapi sedikit kaku. Nah karena kaku ini, masker Ariul tidak mudah sobek. Bagian matanya bagiku agak kecil sehingga perlu disobek lagi agar lebih pas di mata. 

Saat digunakan: karena varian yang aku pilih adalah aloe, seperti biasa sensasi yang aku rasakan adalah wajah menjadi dingin dan segar. Airnya teksturnya lebih milky dan warnanya juga putih susu. Airnya juga sisanya dikit, hanya bisa untuk sekali pakai. Kelemahannya adalah ada wanginya sehingga akan mengganggu bagi yang tidak suka wewangian.

Efek setelah penggunaan: Wajah rasanya dingin dan lembab. Tangan rasanya tidak lengket, tetapi agak kesat.

Harga: Rp 19.000,-

Beli di: Sociolla.

SNP Bird's Nest Aqua Fitting Cell Mask
SNP memang paling jago dalam bikin masker, terutama masker-masker premiumnya. Setelah di tahun lalu mencoba ampoule mask-nya, kali ini aku mau mencoba seri Bird's Nest Aqua Fitting Cell Mask. Selain dikonsumsi, Bird's Nest atau sarang burung walet juga berfungsi bagi kelembaban dan elastisitas kulit. Saat awal dibuka, aku kira ini masker biasa, tapi ternyata masker ini punya keunikan tersendiri. By the way aku belinya di Sociolla.

Masker ini ternyata tidak terbuat dari kertas seperti sebagaimana biasanya masker, tetapi dari bahan gel atau collagen yang lembut banget. Jadi, oleh SNP masker ini dilapisi oleh 2 (dua) jaring di depan dan belakangnya supaya lebih kokoh. Jujur pas aku pertama kali pake bingung ini kok keras amat maskernya? Ternyata bagian jaring depan harus dibuka, terus bagian gel ditempel ke wajah, baru bagian jaring belakang dibuka. Maklum, gak pernah baca instruksi.

Kemasan: kemasannya didominasi oleh warna biru muda dan putih. Bahan kemasannya adalah dof. Informasi yang ditampilkan cukup lengkap,, terlebih ada bahasa Indonesianya. Terdapat juga instruksi cara menggunakan masker. Seperti biasa, pada masker premium milik SNP, ada barcode yang fungsinya agar kita dapat mengecek apakah produk ini asli atau tidak.

Kertas Masker: masker ini unik karena bahannya bukan terbuat dari kertas tetapi dari bahan gel atau collagen. Karena bahannya yang lembek dan lebih mudah robek, masker ini dilapisi oleh jaring di sisi depan dan belakangnya. Aku pribadi lebih suka masker berbahan kolagen karena lebih nempel ke wajah dan lebih dingin. Cuma ya tentunya bahan kolagen akan lebih mahal ketimbang kertas, kan? Kelemahan masker ini adalah lebih mudah robek, jadi pastikan hati-hati saat memakainya ya.

Saat digunakan: awal penggunaan aku sempat agak bingung bagaimana memakainya karena tidak melihat instruksi. Namun setelah membaca, barulah aku mengerti cara penggunaannya. Saat digunakan rasanya sangat dingin dan lembab, ukuran maskernya juga pas di wajah. Masker ini sebaiknya digunakan sembari tiduran karena mudah melorot. Sisa air masker cukup banyak sehingga aku memasukan sisanya ke container untuk pemakaian selanjutnya.

Efek setelah penggunaan: wajah rasanya lembab dan dingin. Air yang kental tidak lengket, tetapi agak membuat tangan merasa kesat. Tidak ada wangi-wangi yang mengganggu juga.

Harga: Rp 47.500,-

Beli di: Sociolla, Tokopedia, dan Shopee.

SNP Jeju Marine Water Mask
Masker SNP yang seri Jeju merupakan seri yang lebih affordable. Aku sendiri beli masker ini di Hypermart. Masker ini mempunyai 5 (lima) varian, yaitu Marine Water, Volcanic Ash, Canola, Cactus, dan Green Tea. Aku membeli yang seri Jeju karena memang aku pribadi suka masker yang fungsinya melembabkan. 

Kemasan: terbuat dari bahan dof seperti masker pada umumnya. Penjelasan pada kemasannya cukup lengkap dan ada bahasa Indonesianya juga. Seri Marine Water ini didominasi dengan warna biru, karena kandungannya adalah air laut yang fungsinya melembabkan.

Kertas Masker: kertasnya tipis dan cukup lentur, tetapi tidak mudah sobek. Ukurannya di wajahku sangat pas, sehingga sangat nyaman saat digunakan.

Saat digunakan: rasanya dingin di wajah. Maskernya tidak melorot dan pas banget di muka jadi bisa dipakai sambil beraktivitas. Kekurangannya mungkin ada bau-bau alkohol tapi tidak terlalu mengganggu. Airnya juga cair dan sisanya banyak sehingga bisa digunakan beberapa kali.

Efek setelah penggunaan: wajah terasa segar dan dingin.

Harga: Rp 19.000,- dan waktu itu sempat buy one get one di Hypermart! Beruntung banget kan.

Beli di: Sociolla dan semua online marketplace official milik SNP, juga ada di Guardian, Watsons, dan Hypermart.

Mediheal A:PE Soothing Mask
Mediheal mengeluarkan beberapa jenis masker, salah satunya adalah A:PE Proatin Mask (Creamy Serum Soothing Mask). Masker ini mempunyai kandungan protein yang berfungsi untuk menjaga kesehatan kulit dari polusi.

Kemasan: kemasannya seperti masker mediheal lainnya, tapi yang ini berwarna hijau mint dengan ada gambar tumpahan air susu di kemasannya. Penjelasan pada kemasan sudah lengkap, dan ada bahasa Indonesianya juga.

Kertas Masker: kertasnya tebal dan empuk, lebih seperti kain. Karena tebal, kertasnya tidak mudah robek. Aku suka sekali dengan kertasnya yang empuk karena nyaman di waja. Namun kertasnya yang tebal membuat masker ini mudah merosot saat digunakan sehingga sebaiknya pakai ini sambil tiduran saja.

Saat digunakan: awal digunakan rasanya dingin seperti masker-masker lainnya. Airnya ternyata milky seperti susu dan agak kental, tetapi tidak lengket. Sisa airnya sedikit jadi hanya untuk sekali pakai saja. Aku pribadi agak kurang cocok dengan masker ini karena saat digunakan ada sedikit rasa cekit-cekit di wajah sehingga kurang nyaman. Ukuran maskernya agak kurang pas di wajahku sehingga harus di adjust. 

Efek setelah penggunaan: sebenarnya tidak ada efek yang buruk setelah menggunakan masker ini, wajah terasa dingin. Namun, sensasi cekit-cekitnya membuat aku kurang nyaman jadi mungkin aku tidak akan beli varian ini lagi.

Harga: Rp 29.000,-

Beli di: Sociolla, Guardian, Watsons.

Mediheal Black Chip Circle Point Mask
Masker ini merupakan salah satu masker premium yang dikeluarkan oleh Mediheal. Mediheal Black Chip Circle Point Mask mempunyai 1 (satu) keunikan yaitu adanya point-point pada masker yang fungsinya mencegah kerutan dan mencerahkan wajah.

Kemasan: kemasannya seperti masker mediheal lainnya tetapi lebih premium dengan warna copper. Informasi yang ada di kemasan sudah cukup lengkap dan ada bahasa Indonesianya juga.

Kertas Masker: kertasnya tipis tetapi tidak mudah sobek. Ada titik-titik atau point pada bagian permukaan masker yang fungsinya sebagai titik pijat pada wajah. Ukurannya pas banget di mukaku, tetapi bagian mata dan mulut sedikit kurang lebar.

Saat digunakan: rasanya dingin saat digunakan. Aku mencoba untuk memijat point-point di wajah. Ada sensasi pijatan, tapi jujur rasanya sama aja dengan masker lain sih. Mungkin nanti efek jangka panjangnya baru terlihat setelah beberapa lama menggunakan produk ini terus. Airnya cair dan sisanya sedikit.

Efek setelah penggunaan: wajah rasanya dingin dan segar. Ada rasa lengket di tangan dan wajah sehingga bagi yang tidak suka segera cuci tangan.

Harga: Rp 49.000,-

Beli di: Sociolla, Guardian, Watsons, dan  marketplace lainnya.

Mediheal I.P.I Light Mask Ampoule EX & N.M.F Aquaring Ampoule Mask EX
Ini pertama kalinya aku mencoba Mediheal I.P.I LightMax Ampoule Mask. Varian ini mempunyai fungsi untuk mencerahkan kulit yang kusam. Sebelumnya aku sudah pernah mencoba varian Mediheal NMF yang sudah aku review juga, jadi mari kita liat perbedaannya.

Kemasan: menggunakan warna putih dan orange dengan bahan glossy. Penjelasannya sudah cukup lengkap dan ada bahasa Indonesianya juga. Kemasannya hampir mirip dengan Mediheal N.M.F, hanya beda warna saja.

Kertas Masker: kertasnya tipis dan pas banget di wajah. Yang aku suka masker Mediheal ini mempunyai embose tulisan 'Mediheal' untuk menunjukan keaslian produknya. Meski tipis, masker ini tidak mudah sobek.

Saat digunakan: rasanya dingin dan segar. Menggunakan masker ini harus dalam keadaan tiduran, kalau tidak akan mudah merosot. Airnya cair dan sisanya sedikit, sehingga tidak ada sisa essence untuk penggunaan selanjutnya. 

Efek setelah penggunaan: rasanya dingin dan segar. Ada rasa lengket di wajah dan tangan. 

Harga: Rp 29.000,-

Beli di: Sociolla, Watsons, Guardian, dan lainnya.

Mediheal Capsule100 Bio Seconderm Hydro Mask
Masker ini meupakan line masker premium dari Mediheal. "Mediheal Hydro Mask' ini sangat unik karena mempunyai 2 (dua) step dalam penggunaannya, yaitu pertama menggunakan masker, kedua menggunakan essence. Fungsi masker ini adalah untuk mengeksfoliasi sel kulit mati sehingga kemudian kulit menjadi lebih lembab.

Masker ini terbuat dari gel atau collagen yang kenyal sehingga agar lebih mudah dalam membukanya di bagian depan dan belakang masker diberikan kertas tembus pandang yang keras. Aku pribadi memang lebih suka masker dari bahan gel ketimbang kertas karena lebih nempel, tapi kelemahannya akan lebih mudah sobek daripada masker kertas biasa.

Cara pakai masker ini adalah pertama, buka kertas keras di bagian belakang. Kemudian, taruhmasker ke wajah. Terakhir, tarik kertas keras bagian depan. Jujur masker gel agak lebih susah dalam pemakaian, jadi harus hati-hati agar tidak sobek. Masker kemudian dipakai selama 40 menit.

Setelah menggunakan masker selama 40 menit, pakai essence di wajah. Essence bisa digunakan 3-4 kali, tidak harus sekali pakai.

Kemasan: kemasannya cukup unik karena ada 2 (dua) produk yang menyatu, yaitu masker dan essence dalam satu produk. Penjelasannya cukup lengkap dan ada bahasa Indonesianya juga.

Kertas Masker: aku suka dengan masker berbahan gel atau collagen. Sayangnya masker semacam ini agak lebih sulit dipakai, dan harus berhati-hati agar tidak sobek. Masker Mediheal ini cukup keras gel-nya tapi entah mengapa aku agak susah untuk merapikannya di wajah.

Saat digunakan: Wanginya enak banget, seperti bau aqua yang fresh! Rasanya dingin. Masker ini sebaiknya dipakai sembari tiduran karena masker ini mudah melorot. Airnya cair dan kesat, tetapi banyak sehingga sisa airnya bisa digunakan lagi di kemudian hari.

Efek setelah penggunaan: jujur menggunakan masker selama 40 menit rasanya terlalu lama. Saat penggunaan memang dingin, tetapi setelah penggunaan entah mengapa ada rasa sedikit gatal di wajah. Untungnya ada essence yang konsistensinya lebih cair ketimbang cairan maskernya sehingga menenangkan kulit. Mungkin efek gatal itu karena eksfoliasi yah.

Harga: Rp 79.000,-

Beli di: Sociolla.

BEOR Aloe Mask Pack
Aku membeli masker Beor ini di AEON Mall Tangerang karena harganya yang murah, waktu itu hanya Rp 10.000,- Jujur sebelum aku membeli di AEON, aku belum pernah mendengar masker merk Beor ini. Jadi, I'll give it a try! Masker ini sebetulnya mempunyai 2 (dua) varian yaitu Honey dan Aloe, tapi aku mencobanya yang Aloe saja.

Kemasan: berwarna hijau muda dengan bahan dof. Penjelasannya cukup jelas dan ada bahasa Indonesianya juga. 

Kertas Masker: aku suka dengan kertasnya karena bahannya tebal dan empuk, sehingga tidak mudah sobek. Ukurannya juga pas di wajah, tapi bagian mulut agak kecil.

Saat digunakan: wanginya enak, tapi ada bau seperti alkohol. Pas dipakai rasanya dingin. Masker tidak mudah melorot jadi bisa dipakai sembari melakukan aktivitas. Sisa air sedikir sehingga essence-nya tidak bisa digunakan lain kali.

Efek setelah penggunaan: wajah rasanya dingin, tetapi lengket sehingga mungkin agak sedikit mengganggu bagi pengguna yang tidak suka efek lengket di wajah.

Harga: Rp 17.700,-

Beli di: AEON Mall.

clean&pure Animal Mask Pack Soothing & Moisturizing
Another animal sheet masks! Aku beli masker Clean&Pure ini di AEON Mall karena ada promo buy 1 get 1. Sebelumnya aku belum pernah mengetahui masker merk clean&pure ini, aku baru menemukannya di AEON Mall. Masker ini mempunyai 5 (lima) varian, yaitu monkey yang fungsinya untuk menenangkan, zebra yang fungsinya untuk melembabkan, sheep yang fungsinya untuk mengencangkan kulit, tiger yang fungsinya untuk memberi nutrisi pada kulit dan skull yang fungsinya untuk mencerahkan. Aku beli yang monkey dan zebra. 

zebra - melembabkan kulit

monkey - menenangkan kulit

Kemasan: kemasannya dari bahan glossy dengan berbagai warna. Aku suka banget soalnya maskernya lucu, ada gambar-gambar hewannya. Penjelasannya juga lengkap, ada bahasa Indonesianya.

Kertas Masker: kertasnya tebal dan kaku sehingga tidak terlalu menempel sempurna di wajah. Menurutku masker ini lebih keras karena ada gambarnya, namun masker ini tidak mudah sobek. Ukurannya kurang pas di wajahku dan sedikit kekecilan.

Saat digunakan: Entah mengapa rasanya cenderung panas. Saat dipakai, maskernya juga mudah melorot sehingga sebaiknya dipakai saat tiduran saja. Ada wangi-wangi parfum yang muncul saat menggunakan masker. Airnya kental.

Efek setelah penggunaan: rasanya sih oke saja, tidak ada efek buruk kok.

Harga: Rp 14.000,-

Beli di: AEON Mall.

semua yang tertulis disini adalah pendapatku pribadi dan bisa berbeda antara setiap orang.
Thank you for reading!
April 24, 2020 4 comments

Mediheal merupakan salah satu brand masker yang cukup booming di Indonesia. Mediheal seri ampoule mask mempunyai 4 (sepuluh) varian sesuai dengan kandungannya, yaitu N.M.F Aquaring untuk melembabkan, P.D.F AC Dressing untuk mengontrol minyak, E.G.T Timetox untuk mengurangi kerutan wajah, dan I.P.I Lightmax untuk mencerahkan. Aku membeli yang N.M.F Aquaring.

 - REVIEW -
Kemasan: terbuat dari plastik dengan desain yang simpel. Di bagian depan kemasan terdapat informasi mengenai merek dan varian produk. Di bagian belakang terdapat informasi produk berbahasa Korea yang ditutup oleh stiker penjelasan berbahasa Indonesia. Kadaluarsanya adalah 3 tahun.

Kertas Masker: Teksturnya sangat tipis. Terdapat logo mediheal yang di-embossed di bagian ujung masker. Ukuran maskernya pas di wajah, bagian mata dan mulut juga cukup lebar sehingga tidak mengganggu. Sebaiknya digunakan sambil tiduran karena masker ini mudah merosot terutama di bagian mulut.

Saat digunakan: Wanginya enak. Saat digunakan rasanya dingin di wajah. Air essence dari masker ini teksturnya kental seperti gel, dan sisa airnya cukup banyak sehingga bisa digunakan ke leher atau tangan, atau jika mau disimpan bisa digunakan untuk membuat DIY masker.

Efek setelah penggunaan: Wajah rasanya segar dan lembab karena kandungan air pada masker melimpah. Wajah dan tangan sedikit terasa lengket karena tekstur airnya yang gel. Namun, lama-lama rasa lengketnya hilang.

Harga: Rp 30.000 - Rp 45.000. Masker ini kadang suka diskon, lho!

Dimana bisa membelinya: drugstore seperti Watsons dan Guardian, serta online store seperti Sociolla.

 ♥ untuk review masker lain klik di sini dan di sini
March 19, 2020 3 comments

Masker Innisfree sangat terkenal dan disukai oleh Beauty Enthusiast di Indonesia karena harganya yang murah dan sangat mudah didapat. Masker ini mempunyai 18 varian yang berbeda yang kandungannya berasal dari buah dan sayuran. Yang aku beli ialah varian cucumber atau timun, aloe vera, dan green tea atau teh hijau.

For your attention... Masker Innisfree ini banyak banget palsunya, jadi harus hati-hati kalau mau membeli online. Saranku mending beli langsung ke tokonya, atau beli di official store Innisfree di marketplace seperti Tokopedia.

- REVIEW -

Kemasan: terbuat dari kertas dof yang bagian dalamnya dilapisi plastik agar tahan air. Di bagian depan kemasan terdapat informasi mengenai merek dan varian produk. Di bagian belakang terdapat informasi produk berbahasa Inggris dan Korea, yang kemudian ditutup oleh stiker penjelasan berbahasa Indonesia. Kadaluarsanya adalah 2 tahun.

Kertas Masker: Teksturnya kertasnya sangat tipis berserat seperti kain. Ukuran maskernya pas di wajah, tapi bagian mata dan mulut agak kecil sehingga sedikit mengganjal. Masker ini tidak mudah merosot sehingga bisa digunakan sambil kerja.

Saat digunakan: 
Wanginya aku kurang begitu suka. Saat digunakan rasanya segar di wajah tetapi ada rasa panas setelah 5-10 menit memakai, tapi setelah itu dingin kembali. Air essence dari masker ini teksturnya tidak kental dan sisa airnya cukup banyak sehingga bisa digunakan ke leher atau tangan, atau jika mau disimpan bisa digunakan untuk membuat DIY masker.

Varian dari yang paling aku suka: aloe vera, cucumber, green tea. Kalian bisa coba ketiganya, atau bahkan varian lain, Menurutku sih rasanya sama saja di wajah.

Efek setelah penggunaan: Wajah rasanya segar, tetapi wajah dan tangan sedikit terasa lengket setelah pemakaian. 

Harga: Rp 20.000,-

Dimana bisa membelinya: di counter Innisfree seluruh Indonesia.

 ♥ untuk review masker lain klik di sini dan di sini
March 19, 2020 4 comments
Hai semua! Hari ini aku kembali me-review salah satu varian masker terbaru dari Shining Nature Purity atau SNP, yaitu Jade Ampoule Soothing Mask. Masker ini merupakan salah satu varian dari seri ampoule mask yang dimiliki oleh SNP. SNP sendiri adalah sebuah brand skincare dari Korea Selatan yang telah mempunyai distributor resmi di Indonesia.
Yang unik dari masker ini ialah masker ini memiliki kandungan ekstrak batu jade atau batu giok yang dikombinasikan dengan ekstrak teh hijau dan sodium hyaluronate, yang fungsinya untuk mencerahkan kulit, menenangkan kulit, dan membuat kulit kenyal dan lentur.

Packaging dari masker ini sangat eye-catching yaitu dengan menggunakan warna turquoise, sesuai dengan warna batu giok. Bahan yang digunakan sebagai kemasan masker sangat high quality, yaitu menggunakan plastik tebal yang bagian atasnya bisa disobek dengan rapi. Di bagian belakang kemasan terdapat penjelasan mengenai ingredients, manfaat masker, cara penggunaan, dan nama produsen serta distributor. Penjelasan yang diberikan adalah dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia sehingga memudahkan kita (sebagai orang Indonesia) untuk mengerti.

Seperti varian masker yang lain, masker ini juga mempunyai QR Code yang fungsinya untuk mengecek apakah masker SNP ini asli atau palsu. Hal ini dilakukan karena beberapa tahun lalu, sebelum brand SNP resmi masuk ke Indonesia, banyak beredar masker SNP palsu. Menurutku cara ini adalah cara yang inovatif dari sebuah brand. Aku sudah pernah memberikan cara scan pada posting-an yang ini dan ini.

Ada tiga kandungan utama dari masker ini, yaitu;
- 1000ppm jade powder extract: berfungsi untuk mencerahkan kulit;
- Ekstrak green tea / teh hijau: untuk membersihkan kulit dan mengatur minyak berlebih;
- Sodium hyaluronate, ekstrak centella asiatica dan ekstrak B. sylvestris: untuk melembabkan dan menenangkan kulit sensitif.
Mari kita tes klaimnya ya..


- REVIEW LENGKAP -

KEMASAN: Aku suka dengan kemasannya yang elegan dan high quality dengan plastik yang tebal dan bagian atas plastik yang mudah disobek. Informasi yang disediakan pada kemasan masker sudah cukup lengkap, yaitu memuat ingredients, cara pemakaian, manfaat, dan distributor resmi SNP. Informasi tersebut disajikan dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia sehingga mudah dimengerti orang Indonesia. Aku juga cukup terkesan dengan pemanfaatan teknologi yaitu dengan adanya QR Code yang fungsinya untuk membedakan mana masker yang palsu mana yang asli. 

KERTAS MASKER: Ketebalan dari masker ini pas dan teksturnya lebih seperti kain sehingga sangat nyaman dipakai di wajah dan tidak mudah sobek. Ukurannya di wajahku benar-benar pas dan tidak ada kerutan. Tentunya agar tidak ada kerutan, pemakaiannya harus benar ya.

WANGI: Jujur dari 3 (tiga) jenis varian Ampoule Mask yang pernah aku coba, seri Jade ini yang menurutku wanginya paling enak dan calming. Wanginya sejenis dengan wangi produk lain yang fungsinya melembabkan, seperti wangi aqua atau hyaluronic acid. Wanginya juga tidak menyengat seperti parfum sehingga aku tidak merasa terganggu sama sekali.

RASANYA KETIKA DIPAKAI: Rasanya benar-benar dingin dan segar saat dipakai. Ampoule yang ada pada masker ini teksturnya cair dan tidak lengket. Saat digunakan, maskernya tidak mudah merosot sehingga bisa dipakai sambil kerja, membaca buku, atau menonton. 

SETELAH PEMAKAIAN: Setelah diapaki selama 15-20 menit lepas masker dan tepuk-tepuk wajah agar ampoule meresap. Jangan pakai terlalu lama karena justru akan membuat nutrisi wajah kita terserap kembali ke masker. Rasanya setelah pemakaian adalah dingin dan segar. Pada pemakaian pertama, aku tidak menyisihkan airnya ke container sehingga meninggalkan rasa lengket di wajah jika disentuh. Namun, saat kedua kali aku menggunakan, aku menyisihkan ampoule-nya ke container sehingga setelah penggunaan, wajah tidak lengket. Jadi, tergantung selera masing-masing aja ya.

EFEK DI KULIT: Menurutku claim bahwa masker ini melembabkan dan menenangkan kulit adalah benar karena setelah memakai masker ini wajah rasanya lembab. Sepertinya masker ini sangat cocok untuk pemilik kulit kering. Namun, untuk klaim mencerahkan sepertinya harus diliat dalam beberapa bulan, tidak bisa secara instan.

HARGA: Rp 47.500. Harganya tidak murah, karena memang seri Ampoule Mask ini adalah premium line dari SNP. 

KESIMPULAN: Menurutku masker SNP seri Jade Soothing Ampoule Mask ini sangat nyaman dipakai dan akan menjadi salah satu favoritku. Dari segi wangi, rasa, efek di kulit, tidak ada kekurangan.

BELI DI: Untuk saat ini, kalian bisa membeli masker ini di SNP Official Store di Tokopedia. Setelah tanggal 1 Mei 2019, kalian bisa membelinya di offline store seperti aeon mall, farmer's market dan ranch market dan online store di marketplace seperti blibli, shopee, lazada, dan Sociolla. Happy shopping, guys!
April 29, 2019 No comments
Older Posts

About me

About Me


Hi guys! My name is Lisa. I write beauty & fashion related-posts.

Pageviews

Sociolla

Sociolla

Follow Me

Followers

I'M #JBBinsider

I'M #JBBinsider


FOLLOW ME @INSTAGRAM





Created with by ThemeXpose