instagram twitter pinterest tumblr
  • Home
  • Beauty
  • Life Style
    • Fashion
    • DIY
    • Photography
  • About
  • Contact
  • Shop

E L L Y Z A B E T H - Indonesian Fashion & Beauty Blogger

Bhumi selalu deh keluarin produk yang advanced dan beda dari yang lain. Hari ini aku mau bahas 2 (dua) produk terbaru mereka yang akhir-akhir ini aku pakai, yaitu exfoliating serum dan brightening booster. Serum dan booster, beda atau sama ya? Lalu, apakah keduanya bisa dipakai bersamaan? Terlebih keduanya punya konsentrasi yang cukup tinggi, ya kan. Oleh karena itu, di posting-an ini aku mau review detail experience pemakaian serta cara penggunaannya seperti apa. Disimak ya!

Pertama-tama, aku mau memperkenalkan (kembali) Bhumi sebagai sebuah skincare brand lokal. BHUMI berdiri sejak tahun 2017 di bawah PT Riza Kreasi Naturalindo. Dinamai BHUMI karena rangkaian produk yang dihasilkan tercipta dari keindahan alam, salah satunya dengan menggunakan essential oil sebagai salah satu kandungan pada produk dan sumber inspirasi dari perusahaan. Seiring berjalannya waktu, produk-produk skincare yang dihasilkan tidak hanya berfokus pada essential oil tapi juga kandungan lain yang juga unik dan menarik.

♡ BHUMI LUMINIGHT EXFOLIATING SERUM ♡

Kayanya aku lumayan jarang deh bahas exfoliating serum di blog. Nah kalau teman-teman sedang mencari produk eksfoliasi yang kandungannya tinggi, tapi ingin efek yang nyaman di kulit boleh banget cobain Luminight Exfoliating Serum. Biasanya, tekstur exfoliating serum itu cair jadi lebih cepat nyerap dan bakal terasa tingling-nya. Punya BHUMI ini berbeda, teksturnya gel kental seperti jellyjadi saat diaplikasikan ke kulit ga langsung 'nyerap'  dan terasa less tingling.

Fungsi serum ini apa sih? Sesuai namanya, Luminight Serum berfungsi untuk eksfoliasi atau mengangkat sel kulit mati. Selain itu, dia juga punya fungsi mencerahkan kulit serta mengurangi bekas jerawat menghitam di wajah karena ada brightening agent-nya. Dengan cara pakai yang benar, serum ini ga bakal bikin kulit tingling, apalagi sampai iritasi. Oh ya, kemasannya ini khas BHUMI yaa, berbentuk silinder dengan pump di atasnya. Membuat produk lebih higenis dan cotrollable saat dikeluarkan.

Bagian paling seru tentu saat membahas kandungannya. Bhumi Exfoliating Serum ini punya 3 (tiga) kandungan utama:
  • 10% AHA BHA Complex: berfungsi mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori tersumbat secara optimal (8% AHA + 2% BHA). Selain itu, juga membantu meratakan tekstur kulit.
  • 3% Alpha Arbutin: membantu mengatasi warna kulit tidak merata dan menjadikan kulit tampak lebih cerah.
  • 1% Prickly Pear (Cactus Stem Extract): mampu menenangkan kulit yang iritasi atau kemerahan, serta meratakan tekstur dan warna kulit.
  • 1% Allantoin: memiliki kemampuan skin healing dan anti iritasi pada kulit, memperbaiki skin barrier, serta menyamarkan bekas jerawat.
  • Licorice Extract mengandung glycyrrhizin yang mampu mengurangi gejala iritasi kulit seperti gatal-gatal dan kemerahan pada kulit.
Kalau kita lihat, serum ini termasuk multifungsi karena bisa membantu mengangkat sel kulit mati sekaligus mencerahkan. Karenanya, teman-teman cukup pakai ini saja sudah bisa mendapat beberapa manfaat sekaligus!

Seperti yang aku sebut sebelumnya, serum ini punya tekstur gel kental mirip soothing gel. Saat diratakan, dia terasa cukup sticky di awal, tapi setelahnya cepat menyerap. Dalam kondisi wajah normal serum ini ga bikin kulit terasa tingling atau drying, malah ada cooling sensation-nya. Menurutku teksturnya ngebantu banget sih, karena dia kental jadi saat diratakan gak langsung nyerap ke dalam kulit tapi perlahan-lahan. Makanya, serum ini feels mild tapi kandungannya advanced! Oh ya, salah satu plus poin lainnya adalah dia hampir ga ada wanginya jadi gak ganggu saat pemakaian.

Aku pribadi paling sering pakai di area T-Zone dan dagu saja. Untuk area pipi aku hanya pakai kalau dirasa perlu. Efeknya cukup terasa, pagi setelah pemakaian kulit terlihat kinclong dan halus. Untuk efek mencerahkannya perlahan tapi pasti, asal kita telaten menurutku hasilnya lama-lama akan terlihat. Aku biasa taruh 1 (satu) pump untuk seluruh wajah. Jangan terlalu banyak ya, apalagi kalau kulit sedang sensitized sebaiknya skip aja karena takutnya jadi over exfoliation. Pakainya cukup 1-2 kali aja dalam seminggu di malam hari. Paginya jangan lupa pakai sunscreen!

♡ BHUMI CLAIRE VIBRANT BOOSTER ♡

Buat teman-teman yang ingin fokus mencerahkan kulit, meningkatkan antioksidan, dan anti-aging bisa cobain serum ini. Clairè Vibrant Booster bisa jadi alternatif brightening skincare buat temen-temen yang mungkin kurang cocok menggunakan Vitamin C atau brightening products dengan exfoliating agents yang berpotensi mengiritasi kulit. Yang unik, karena teksturnya super watery produk ini bisa digunakan dengan (dua) cara yaitu sebagai serum (tanpa dicampur) atau di-mix dengan skincare lain sebagai booster. 
  • Sebagai booster: tekan 1-2 pump booster pada serum atau moisturizer dan campurkan secara merata. Pijat lembut ke wajah dan leher hingga meresap.
  • Sebagai serum: tekan 2-3 pump booster ke telapak tangan atau jari. Pijat lembut ke wajah dan leher hingga meresap. Urutan pakainya: cleanser - toner - Claire Vibrant Booster - serum - moisturizer - sunscreen.
Kemasannya sendiri seperti serum Bhumi biasanya, hanya saja ukurannya sedikit lebih pendek. Warnanya super cantik, soft pink gitu dengan pump, jadi lebih higenis karena ga perlu colek-colek atau sering terkena udara seperti kalau pakai pipet. 

Mari kita bahas kandungannya. Ingredients pada booster ini full of brightening agents deh.
  • 3% Alpha Arbutin: membantu menyamarkan noda hitam, flek hitam, maupun warna kulit tidak merata.
  • 1% Glutathione: efektif meningkatkan tone kulit wajah dan mengurangi bekas jerawat PIE (kemerahan) atau PIH (bekas jerawat menghitam).
  • 0.5% Mulberry & Bearberry Extracts: kedua kandungan ini tinggi antioksidan yang dapat secara maksimal mencerahkan wajah, menjaga kulit tetap elastis, serta menyamarkan age spots, bekas jerawat, atau garis halus.
Tekstur serum ini super cair dan runny, persis kaya air tapi agak licin. Makanya, selain berfungsi sebagai serum yang dipakai sendiri dia juga berfungsi sebagai booster untuk kemudian di-mix dengan produk lain karena tekstur tersebut. Sejauh ini aku lebih sering pakai sendiri sebagai serum, rasanya super ringan di kulit dan cepat menyerap. Ada aroma masam yang cukup terasa, tapi untungnya cepat hilang jadi tidak terlalu mengganggu. 

So far aku merasa nyaman dengan serum ini dan ga merasa ada efek negatif saat pemakaian. Rasanya ringan dan mudah menyerap di kulit, cocok buat temen-temen yang suka layering products karena fungsinya memang fokus untuk mencerahkan. Kalau ingin kulit terasa lembab tinggal ditambah serum atau moisturizer, lalu terakhir sunscreen di pagi hari. Booster ini boleh dipakai di pagi atau malam, cukup taruh 2-3 pump lalu usap ke wajah.

Cara pakainya bagaimana? Kalau aku pribadi, biasanya pakai di waktu yang berbeda. Misalnya Claire di pagi hari, Luminight di malam hari. Atau, misalkan Claire kupakai hari ini, Luminight akan kupakai esoknya. Aku memilih tidak memakai bareng karena dari Luminight sendiri sudah ada kandungan brightening-nya. Namun, jika teman-teman ingin pakai keduanya bersamaan, menurutku ga masalah banget! Ada beberapa teman yang pakai bersamaan dan di kulit mereka hasilnya bagus. Thank you for reading!

Where to buy?
WEBSITE| SHOPEE | TOKOPEDIA

September 08, 2022 3 comments
Teman-teman pecinta skincare pasti sudah tidak asing lagi dengan kandungan retinol. Kandungan ini  dikenal mampu mencegah penuaan dini dan mempercepat produksi kolagen pada kulit. Kalau bakuchiol? Rasanya juga sudah banyak yang familiar. Bakuchiol yang berasal dari tanaman Babchi akhir-akhir ini menjadi alternatif dari retinol, karena punya manfaat yang sama tapi lebih bisa cocok atau digunakan banyak pengguna. Nah hari ini aku mau membahas 2 (dua) produk dari  Bhumi yang punya kandungan anti aging, yaitu HPR Retinol Serum dan Bakuchiol Night Oil. Pilih yang mana? Apakah boleh pakai keduanya? Aku bahas ya. 

Bhumi HPR Retinol Serum 

Sesuai namanya, serum ini mempunyai kandungan utama retinol yang berfungsi untuk anti-aging, dengan tujuan mencegah dan memperbaiki kondisi kulit dari penuaan dini. Retinol juga berfungsi membantu mengurangi tumbuhnya jerawat dan sebagai antioksidan. Kemasannya aku suka! Berwarna merah pekat, terlihat simpel dan elegan tapi tetap praktis karena tinggal pump saja. Warna merahnya  Aku juga suka karena dia terbuat dari plastik jadi meminimalisir pecahnya kemasan kalau tak sengaja terjatuh. 

Sekarang kita masuk ke kandungannya. BHUMI HPR Retinol Serum punya kandungan utama 2% Retinol Complex yang terdiri dari 1% HPR dan 1% Retinol. HPR (Hydroxypinacolone Retinoate) sendiri merupakan jenis retinol yang lebih gentle makanya dia lebih minim atau bahkan tanpa iritasi. Dikombinasikan dengan 1% Retinol  membuat kandungan keduanya menjadi lebih stabil di kulit. 

Selain Retinol Complex, serum ini juga didukung kandungan lain yang tak kalah bagus yaitu:
  • Bio Peptide™ : teknologi advanced dari peptide yang membantu memberikan elastisitas agar kulit semakin sehat, kencang, dan kenyal. 
  • 1% Ferulic Acid : antioksidan yang bekerja sebagai penyeimbang dari kandungan lain Ia memiliki efek anti-aging dan anti oksidan, mendetoks wajah dari radikal bebas.
  • 2% Honey : berfungsi untuk memberikan hidrasi dan kelembaban pada kulit sehingga dapat membantu mengurangi kerutan halus di wajah.
  • Antioxidant Extracts seperti Wild Pansy, Brown Seaweed, Prickly Pear Stem Extract dan lainnya : memiliki fungsi antioksidan, dapat menenangkan wajah (calming and soothing).
Sekarang kita masuk ke recap review. Aku akan membahas tekstur, aroma, rasanya di kulit, efeknya, serta cara pemakaian.

Tekstur dan Aroma: meski dinamai serum, produk ini punya tekstur silky-lotion (creamy) berwarna kekuningan seperti pelembab. Aromanya herbal semacam wangi ginseng gitu, awalnya jujur aku kurang srek tapi lama-lama terbiasa dan jadi terasa relaxing.

Rasanya di Kulit: saat diaplikasikan, dia ada sensasi dingin menuju hangat di wajah. Di aku pribadi dia baiknya di-apply di kulit yang sudah dalam keadaan lembab tapi ngeset (bukan yang basah) karena kalau kulitnya belom terhidrasi beberapa kali dia trigger gatal di area pipi. Selain itu, baiknya jangan di-apply di kulit basah karena serum ini rentan pilling. 

Efek di Kulit: aku seneng sih dengan hasilnya karena pas pagi bangun kulit kerasa lebih plump and firm gitu. Kerasa kencang tapi gak too much. Aku sendiri pakai 2-3 kali sehari aja, bergantian dengan bakuchiol di malam hari.  Yang penting kalau pakai retinol sudah khatam basic skincare-nya dan jangan lupa pakai sunscreen ya paginya!

Cara Pemakaian: aku biasa gunakan 1-2 pump saja menggunakan Sandwich Method ala bule. Caranya, pakai moisturizer sebelum dan sesudah retinol (diapit) supaya wajah terasa lebih lembab. Nah umur berapa sih perlu pakai retinol? Kalau dari yang aku baca-baca sih umur 20 tahun ke atas sudah boleh, tapi seperti yang aku sebutkan yang penting sudah khatam basic skincare dulu. Bumil busui tidak dianjurkan pakai yah, nanti kalau sudah selesai menyusui baru boleh.

Harga: Rp295.000,- bisa dibeli di sini.

Bhumi Bakuchiol Night Oil

Kalau temen-temen mungkin tidak cocok atau sedang tidak bisa pakai retinol, boleh coba alternatifnya yaitu Bakuchiol. Kandungan ini mulai viral di tahun 2019 kemarin karena ternyata punya manfaat yang hampir sama dengan retinol. Bakuchiol berasal dari ekstrak biji dan daun tumbuhan Psoralea Corylifolia atau Babchi. Tumbuhan asli India ini banyak digunakan untuk penyembuhan sejak tahun 1900-an. Kemasannya sendiri super cantik dan elegan. Ia menggunakan botol kaca dengan pipet untuk mengambil produknya. Sayang, produk ini kemasannya cukup bulky jadi memang tidak bisa dibawa-bawa pergi. Face oil memang lebih cocok dipakai di rumah sih! 

Sekarang kita masuk ke kandungannya. Face oil ini punya beberapa ingredients, seperti:
  • 35% Pomegranate Oil : oil yang mengandung Bio-Flavanoid yang bekerja sebagai antioksidan dan anti inflamasi.
  • 5% Bakuchiol Oil :  alternatif retinol yang berfungsi mempercepat proses regenerasi kulit. Bakuchiol juga membantu meredakak jerawat aktif pada wajah. 
  • Tamanu Oil dan Sunflower Seed Oil : membantu menghilangkan bekas jerawat dalam bentuk PIH (bekas jerawat menghitam) dan PIE (bekas jerawat kemerahan).
  • 1% PHA (Polyhydroxy acid) : eksfoliasi mild untuk kulit wajah, terutama yang sensitif dan berjerawat.
Sekarang kita masuk ke recap review. Aku akan membahas tekstur, aroma, rasanya di kulit, efeknya, serta cara pemakaian.

Tekstur & Aroma: produk ini punya tekstur oil, tapi untungnya dia termasuk tipe dry oil yang ringan dan runny. Awal aku sempat wondering kenapa ini seperti mengkristal ya, kaya ada perbedaan warna di oil? Namun setelah aku tanya tim Bhumi ternyata memang begitu dan tidak masalah. Untuk aromanya sendiri herbal yang lumayan strong, not my favorite but still tolerable.

Rasanya di Kulit: karena teksturnya oil, aku biasa pakai 2-3 tetes aja untuk seluruh wajah. Caranya taruh di telapak tangan, usap, baru tap ke wajah. Dengan cara ini dia jadi terasa ringan di kulit. Kalau terlalu banyak, di aku malah jadi greasy dan gatal. Yang penting pakai secukupnya, sih! 

Efek di Kulit: malau si retinol efeknya ke firming, ini di aku  lebih ke plump & glowy. Teman-teman bisa pakai di pagi atau malam hari, tapi karena dia oil aku sih nyamannya dipakai malam. Dengan cara pakai yang tepat, kedua produk dari Bhumi bakal terasa manfaatnya di kulit.

Cara Pemakaian:  untuk cara pakainya, pastikan secukupnya aja. Aku biasa 2-3 tetes supaya wajah tetap nyaman. Biasa aku pakai bergantian dengan retinol di malam hari, tapi kalau mau pakai pagi juga boleh. Temen-temen bisa campur pelembab untuk pagi. Produk ini juga bisa digunakan sebagai spot treatment pada area yang sedang berjerawat!

Harga: Rp269.000,- bisa dibeli di sini.

Pakai keduanya boleh ga? Kalau temen-temen kulitnya kuat, boleh aja! Namun aku pilih pakai selang seling karena area pipiku sensitif. Jadi misalkan hari ini pakai bakuchiol, besok pakai retinol begitu selanjutnya. Teman-teman pilih bakuchiol atau retinol? Share yaa!

Thank You for Reading!

April 02, 2022 12 comments
Siapa yang waktu itu gemes dan penasaran sama skincare yang diluncurkan beneath! by Bhumi? Hari ini aku mau bahas yaaa! Untuk yang belum tau, beneath! merupakan skincare series yang dikeluarkan oleh Bhumi. Beda beneath! apa sih sama skincare yang dikeluarkan di bawah brand Bhumi?
  1. Harganya lebih affordable, masing-masing di bawah Rp 150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah);
  2. Kemasannya super geme dan vibe remaja banget; dan
  3. Setiap skincare mengandung superfood (kandungan sayur / tanaman / buah-buahan) yang mampu menutrisi kulit.
Nah aku akan bahas satu per satu, tapi berhubung ini ada 6 (enam) produk, aku akan bahas secara singkat, padat, dan jelas. Cus kita mulai! 

Ada 2 (dua) jenis essence yang dikeluarkan oleh beneath!yaitu Cloud Nine yang berwarna mint dan Dear Doris yang berwarna pastel pink. Bedanya apa? Pertama, dari warna kemasannya. Kedua, dari penggunanya. Cloud Nine Skin Prep lebih ditujukan untuk kulit sensitif dan berjerawat sedangkan Dear Doris Skin Prep ditujukan untuk pemilik kulit kering dan kusam. 

Awalnya aku mengira Dear Doris ini tuh exfoliating toner karena ada kandungan Lactic Acid, tapi setelah aku pakai ternyata rasanya lebih ke hydrating toner. Informasi produk tertera di kotak kemasan, teman-teman bisa pelajari ingredients-nya di sana. Secara tekstur dan efek pun beda, aku jelaskan satu per satu, ya! 

Cloud Nine Skin Prep Essence
Kandungan: Cloud Nine Skin Prep mempunyai kandungan utama Mugwort dan Centella Asiatica Extract yang fungsinya untuk melembabkan. Mereka juga punya kandungan Niacinamide untuk mencerahkan sekaligus menenangkan kulit yang berjerawat. 

Tekstur, Wangi, dan Warna: tekstur essence ini cukup unik, cair cenderung kental, agak seperti soothing gel berwarna bening. Ada aroma khas aloe vera yang cukup soft jadi tidak mengganggu. 

Feels dan Efek di Kulit: essence ini feels nya supeeeer dingin di kulit. Menurutku buat skin prep (mempersiapkan kulit untuk menerima skincare selanjutnya) dia enak banget karena terasa ringan dan cepat menyerap. Kalau di aku pribadi lembabnya terasa tapi lumayan cepat pergi, jadi enaknya saat masih berasa dingin dingin lembab dilayer dengan produk lain. Enaknya dia ini kerasa ringan dan gak lengket di kulit jadi all skin type friendly.

Harga:  Rp119.000,- sebanyak 100ml | bisa dibeli si shopee.

Dear Doris, Skin Prep Essence
Kandungan: ada Niacinamide untuk mencerahkan kulit yang kusam, lac untuk merawat kulit yang berjerawat, Probiotics dan Super Moist Hyaluronic Acid untuk menjaga kelembaban kulit, serta Yuzu dan Fig Extract untuk antioksidan. Menurutku secara kandungan ini super oke untuk kulit kering sih, apalagi ada beberapa tipe HA di 1 (satu) toner. 

Tekstur, Wangi, dan Warna: essence ini punya tekstur yang cukup unik. Cair ke kental, tapi milky berwarna seperti putih susu. Produk ini sejauh aku pakai ga terasa ada aromanya, cuma slight aroma susu aja tapi ga terlalu berasa.

Feels dan Efek di Kulit: essence ini saat diaplikasikan bikin wajah terasa adem. Setelah pemakaian, wajah sangat terasa  lembab tapi masih ringan dan gak sumuk. Kusuka karena dia bikin kulit terasa lembut atau velvety! Meski dia ada kandungan lactic acid-nya, di aku pribadi dia ga ada rasa cekit atau apapun siih. Cepat menyerap dan ga ada rasa lengket juga.  Kalau temen-temen suka skincare yang teksturnya basah-basah, boleh dilanjut dengan skincare lain. 

Harga: Rp132.500,- untuk  100ml  | bisa dibeli di shopee.

Cucumber Gel Mask
Produk ini super inovatif dari berbagai segi. Pertama, dia multifungsi karena selain sebagai gel wash off mask, dia juga bisa dijadikan sleeping mask atau bisa jadi soothing gel juga. Kedua, kalau biasanya soothing gel ditaruh di kemasan jar atau tube biasa, Cucumber Calming Mask ini dikemas dengan tube tapi ada face roller-nya! Jadi bener-bener memudahkan kita banget saat pengaplikasian, gaperlu colek-colek cairannya. Aku rekomen ini buat dicoba!

Kandungan: masker ini mengandung Niacinamide untuk mencerahkan wajah. Soothing agents-nya ada Aloe Vera & Cucumber Extract, ga heran sih dia kerasa banget soothingnya. Ada kandungan Hyaluronic Acid juga untuk melembabkan kulit. 

Tekstur, Wangi, dan Warna: masker ini punya tekstur seperti soothing gel, kental jelly gitu berwarna bening. Dia mengandung fragrance ya, jadi ada aroma khas aloe vera gitu tapi masih tergolong enak wanginya. Kebanyakan soothing gel tuh mengandung alkohol, nah kalau dia ngga jadi aman buat temen-temen yang menghindari kandungan alkohol.  

Feels di Kulit: ini rasanya kaya soothing gel banget menurutku. Dingin pol saat diratakan, bisa banget menenangkan kulit yang kemerahan. Ada sedikit rasa sticky dan basah setelah pemakaian, kalau aku pribadi enaknya pakai sebelum tidur atau kalau pas lagi iritasi atau kemerahan langsung roll jadi adem. Praktis pol! Sayang buat yang barbar kaya aku isinya ga terlalu banyak jadi cepat habis. Ini produk favoritku di antara yang lain, sih. 

Harga: Rp135.000,- sebanyak 45gr | bisa dibeli di shopee.

beneath! menguarkan 2 (dua) serum. Yang satu brightening serum (pink), yang satu lagi exfoliating serum (kuning). Untuk brightening serumnya sendiri punya fungsi antioksidan dan mencerahkan kulit. Kemasannya berwarna pink cerah dengan desain yang super cute. Informasi produk terletak di kotak kemasan, make sure untuk tidak dibuang ya! 

Nah untuk exfoliating serum-nya, jujur ini pertama kalinya aku pakai exfoliating serum yang presentasinya setinggi ini sampai ada opsi untuk di wash off. Agak serem gimana gitu, tapi aku penasaran jadi kucoba juga! Nah sesuai penjelasan di produknya dia bisa dipakai 2 (dua) cara, wash off (taruh di wajah sekitar 5 (lima) menit lalu bilas) kalau dirasa terlalu kencang, dan leave-on (taruh sebagai skincare biasa) kalau kulitnya kuat.

Sugar Rush Exfoliating Serum
Kandungan: serum ini punya kandungan utama Niacinamide untuk mencerahkan. Kandungan acid ada AHA 6% (Glycolic Acid dan Lactic Acid), BHA 2% (Salicylic Acid) dan PHA 2% (Lactobionic Acid). Fungsi utamanya adalah untuk mengangkat sel kulit mati. 

Tekstur, Wangi, dan Warna: serum ini punya tekstur cair ke kental, berwarna bening. Sejauh pemakaian tidak ada wangi yang mengganggu, jadi kusuka. Saat diaplikasikan dia terasa licin di wajah, jadinya terasa ringan dan mudah diratakan. 

Feels di Kulit: surprisingly serum ini aman banget untuk leave-on di kulitku. Ga ada rasa tingling atau cekit, hanya hangat saja. Nah aku sendiri punya trik untuk pakai ini: sebelum dan sesudah pemakaian kudu pakai hydrating agents alias diapit. Kencengin hidrasinya deh. Aku pakai 2-3 kali seminggu dan prefer leave-on karena lebih simpel. Kalau kulit teman-teman ga kuat, boleh banget di wash-off.

Harga: Rp99.000,- untuk 20 ml | beli di shopee 

Very Berry Antioxidant Brightening Serum
Kandungan: serum ini punya kandungan utama Niacinamide, fungsinya untuk mencerahkan. Selain itu, ada kandungan Glycerin dan Hyaluronic Acid untuk mencerahkan. Acerola Berry Extract juga bagus untuk antioksidan. 

Tekstur, Wangi, dan Warna: tekstur serum ini cair ke kental, berwarna bening. Dia terasa licin dan mudah diratakan. Ada feel basah di kulit sekitar 5-10 menitan. Aku suka karena dia tidak ada wanginya, poin plus buatku yang kurang suka wewangian. 

Feels di Kulit: serum ini butuh sedikit waktu untuk menyerap, dan di saat mau menyerapnya kulit sedikit terasa sticky. Buatku si ga masalah, aku pakainya malem sih biasanya. Dia bikin wajah keliatan ga kusam dan ada efek melembabkannya. Aku tambah skincare lain juga ga masalah, ga berasa sumuk.

Harga: Rp95.000,- sebanyak 20ml  | bisa dibeli di shopee.

Blueberry Cream Moisturizer
Ga nyangka ternyata pelembab ini mudah diratakan! Selalu suudzon sama moisturizer bentuk tube tuh, apalagi pas dikeluarin warnanya putih pekat. Taunya dia water based gitu jadi diratainnya super mudah. Kemasannya sendiri cukup bulky, isinya tergolong banyak jadi worth dengan harganya.  

Kandungan: kandungannya sendiri super menarik, ada probiotics yang mampu berfungsi sebagai antioksidan. Dia juga punya kandungan panthenol, hyaluronic acid, dan blueberry extract yang melembabkan kulit.

Tekstur, Wangi, dan Warna: aku suka dengan teksturnya yang creamy watery gitu. Meski warnanya putih pekat, ternyata dia mudah diratakan dan ringan. Ada sedikit aroma buah yang untungnya cocok di hidungku. 

Feels dan Efek di Kulit: meski warnanya putih, moisturizer ini saat diratakan ke wajah tidak menimbulkan tone up ataupun whitecast. Setelah pemakaian ada rasa sticky di 1 (satu) menit awal, tapi setelah menyerap aman dan nyaman. Lembabnya sih dapet bangeeet, kusuka! Namun dia tetap terasa ringan. Buatku produk ini favorit kedua, sih!

Harga: Rp149.000,- sebesar 45gr | bisa dibeli di shopee.

Thank You for Reading!

December 13, 2021 5 comments
Older Posts

About me

About Me


Hi guys! My name is Lisa. I write beauty & fashion related-posts.

Pageviews

Sociolla

Sociolla

Follow Me

Followers

I'M #JBBinsider

I'M #JBBinsider


FOLLOW ME @INSTAGRAM





Created with by ThemeXpose