instagram twitter pinterest tumblr
  • Home
  • Beauty
  • Life Style
    • Fashion
    • DIY
    • Photography
  • About
  • Contact
  • Shop

E L L Y Z A B E T H - Indonesian Fashion & Beauty Blogger

Siapa bilang kulit kering gabisa ngerasa greasy? Bisa banget apalagi kalau lagi keringetan. Lepek, cepel, kucel... you name it. Nah kalau aku lagi super lepek gitu, aku sering deep cleanse supaya wajah terasa bersih. Deep cleanse sendiri merupakan metode membersihkan wajah dengan sempurna dan menyeluruh. Biasanya, deep cleanse dilakukan menggunakan first cleanser yaitu cleansing oil atau cleansing balm dan second cleanser yaitu facial wash. 

Di sini aku coba cara deep cleanse yang berbeda. Aku memilih pakai sabun wajah yang lagi aku suka banget dari Kleveru, dilanjut dengan maskernya untuk mengangkat kotoran yang menumpuk di area T-Zone. Daripada berlama-lama, mari kita mulai review-nya. 

Kleveru Sea Buckthorn Cleansing Gel 
Sabun wajah ini sudah kupakai sekitar beberapa bulan. Semakin lama aku memakainya semakin aku merasa nyaman dengannya. Kemasannya sendiri berbentuk tube dengan warna putih dan orange. Ingredients terletak di bagian belakang kemasan, memudahkan kita untuk membaca tanpa perlu melihat kotak. Di awal pemakaian, produk sedikit sulit dikeluarkan karena bertekstur kental, setelah beberapa kali pemakaian aman.

Mari kita bahas kandungannya. Sabun wajah ini punya beberapa kandungan utama: 
  • Sea Buckthorn (Hippophae Rhamnoides) Extract: buah berwarna orange yng mengandung vitamin C alami 15 kali sehingga bisa berfungsi sebagai antioksidan alami, mengatasi jerawat, melembabkan kulit, dan meregenerasi sel kulit. 
  • Houttuynia Cordata (Heartleaf) Extract: kandungan yang kaya akan antioksidan, mampu menenangkan kulit yang iritasi atau kemerahan. 
  • Glycerin, Provitamin B5, dan Sodium PCA berfungsi untuk melembabkan kulit.
Apa yang unggul dari produk ini? Yes mereka diformulasikan sesuai pH kulit alami (5.2-5.5) sehingga dapat membersihkan kulit tanpa membuat kulit iritasi. Selain itu mereka juga dibuat tanpa SLS dan SLES, jadi cocok untuk kulit yang sensitif dengan kandungan ini. 

Mari kita masuk ke recap review. Aku akan membahas tekstur, wangi, dan warna, feels di kulit, efek di kulit, cara pemakaian, dan harga. Yuuk! 

Tekstur, Wangi, dan Warna: sabun wajah ini punya tekstur gel kental berwarna orange. Yang aku suka dia ga ada wanginya, jadi nyaman banget pas dipakai. Saat diberikan air, busa facial wash ini pada takaran sedang, ada busa tapi sedikit. 

Feels di Kulit: aku udah cukup lama pakai sabun wajah dari Kleveru dan suka karena meski teksturnya gel, dia ga bikin kulit kerasa kering ataupun ketarik. Dulu awal pakai aku sempat berasa ini kering di bagian atas pipi, tapi makin kesini sepertinya kondisi kulitku semakin baik jadi sabun wajah ini gak kerasa kering. 

Efek di Kulit: so far aku suka dengan efeknya. Kulit gak kerasa ketarik, kencang, ataupun gatal. Wajah terasa segar dan bersih. 

Cara Pemakaian: untuk teman-teman yang kulitnya kering, menurutku baiknya setelah pakai sabun wajah langsung pakai skincare lanjutan. Aku sendiri selalu melakukan teknik ini, karena namanya kulit kering gimanapun kalau didiamkan lebih dari 10 menit akan terasa dehidrasi. 

Harga: Rp77.000,- bisa dibeli di shopee

Kleveru Rose & Sea Buckthorn Pink Mask 
Setelah cuci muka, aku lanjut pakai clay mask dari Kleveru di area T-Zone. Kenapa ga seluruh wajah? 
  1. Area pipiku lumayan sensitif dengan gosokan, kalau pakai clay mask tentunya saat menghapus harus digosok dengan puff ataupun tangan. Kadang suka bikin pipi jadi kemerahan. 
  2. Kleveru Pink Mask ini tipe clay mask yang ngangkat minyak dan deep cleanse. Terbukti dari finish-nya yang crack dan agak bikin wajah kencang. Cocoknya di area hidungku yang banyak komedo. 
Secara kemasan masker ini seperti masker pada umumnya, berbentuk jar plastik yang cukup durable. Ingredients terletak di bagian bawah kemasan, tinggal dibalik aja kalau mau baca! 

Sekarang kita masuk ke kandungannya. Masker ini punya beberapa:
  • Kaolin & Bentonite: kandungan utama pada masker yang berfungsi menyerap kotoran pada pori-pori, memperhalus kulit wajah, mencegah dan timbulnya jerawat,l. 
  • Niacinamide: kandungan yang sudah banyak dikenal mampu mencerahkan wajah yang kusam. 
  • Aloe Vera Extract: kandungan yang  yang kaya akan protein, kalsium, Vitamin A, C, dan E untuk menghilangkan jerawat, melembabkan kulit, dan meremajakan kulit.
  • Rose (Rosa Canina Flower) Extract: mengandung vitamin, seperti vitamin A, C, dan E yang berfungsi sebagai antioksidan terhadap kulit wajah dan dapat mengurangi penuaan dini.
  • Lactic Acid (AHA): berfungsi untuk mengangkat sel kulit kati dan membantu mengurangi jerawat. 
  • Sea Buckthorn (Hippophae Rhamnoides) Extract: buah berwarna orange yng mengandung vitamin C alami 15 kali sehingga bisa berfungsi sebagai antioksidan alami, mengatasi jerawat, melembabkan kulit, dan meregenerasi sel kulit. 

Tekstur, Wangi, dan Warna: tekstur wise menurutku lebih kaya selai kacang, cukup kental tapi masih mudah diratakan. Ada sedikit aroma mawar, aromanya jujur sih bukan seleraku tapi untungnya tipis jadi ga terlalu berasa. Warnanya sendiri coklat muda, mirip pol sama selai kacang. Tenang, dia ga ninggalin residu kok. 

Feels di Kulit: awal dipakaikan di kulit, masker dari Kleveru ini terasa dingin. Teksturnya lumayan kental tapi tipis di kulit, jadi masih mudah diratakan. Seperti yang aku bilang sebelumnya, clay mask Kleveru ini tipe yang mengencang dan crack, jadi memang kalau dipakai di seluruh wajah akan terasa kencang. Makanya, aku hanya pakai di T-Zone saja. Kurasa untuk tekstur seperti ini bakal cocok buat yang oily skin type karena berasa ngangkat minyaknya. 

Efek di Kulit: untukku yang kulitnya kering, masker ini agak bikin area pipi memerah sedangkan area T-Zone aman. Makanya, aku hanya pakai di area tersebut. Aku merasa dia beneran ngangkat minyak dan sisa kotoran terutama di porit-pori hidung. Whitehead terangkat, blackhead ada beberapa yang terangkat ada yang tidak. Ampuh sih untuk deep cleanse! 

Cara Pemakaian: awali pemakaian masker dengan membersihkan wajah. Setelah itu, pakai masker di waktu 5-10 menit saja. Jangan terlalu lama, supaya wajah tidak terlalu ketarik. Setelahnya, bilas lalu tambahkan hydrating products supaya seimbang.  

Harga: Rp123.200,- bisa dibeli di shopee.

Thank you for reading! 

December 11, 2021 5 comments
Teman-teman, pernah dengan konsep personalized skincare? Konsep ini sepertinya masih belum umum dipakai di industri kecantikan di Indonesia, tetapi di luar negeri sendiri sudah banyak yang mengusungnya. Personalized skincare sendiri ialah produk perawatan kulit yang formulanya disesuaikan dengan profil kulit masing-masing kostumer atau pengguna, makanya lebih personal dan bisa menyesuaikan dengan permasalahan serta tipe kulit setiap orang.

Salah satu brand lokal pertama yang mengusung personalisasi skincare tersebut adalah BASE. Lahir di penghujung tahun 2019, BASE membantu menyederhanakan proses pencarian produk perawatan kulit dengan menggunakan teknologi dan algoritma pintar. Kalau teman-teman main ke website-nya, mereka punya skin test yang jika kita ikuti, hasilnya selain menjelaskan tipe kulit, skin goals, dan gaya hidup, juga akan memberikan rekomendasi produk BASE apa saja yang sesuai dengan tipe kulit. Nah aku sendiri sudah ikut tesnya, dan berdasarkan hasil tes di web, mereka merekomendasikan 2 (dua) produk, yaitu Purifying Cleanser dan Ultra Dew Moisture Cream.

- BASE Nine to Ten Purifying Cleanser -
Pertama kali produk ini dateng, jujur aku agak kaget karena kemasannya besar banget berukuran 100ml! BASE Nine to Ten Purifying Cleanser kemasannya terbuat dari kaca tebal dengan tutup kemasan pump. Meski kemasannya tebal, teman-teman tetap harus berhati-hati ya mengingat dia terbuat dari kaca dan cukup berat saat digenggam. Aku suka dengan desainnya yang ceria dan berwarna, terlebih karena ini custom di botolnya jadi ada nama aku! Informasi produk sendiri sebagian besar terletak di kotak kemasan, untuk teman-teman yang ingin mempelajari ingredients jangan buang kotaknya ya!

Sekarang, mari kita masuk ke ingredients-nya. Bisa teman-teman lihat di list, sabun wajah ini tidak mengandung SLS ataupun parfum, karenanya bisa jadi pilihan unutk teman-teman yang kurang suka dengan sabun wajah yang mengandung SLS. Beberapa kandungan yang menjadi highlight:
  • Squalane: berfungsi menghidrasi dan membantu agar kulit terlihat lebih cerah serta sehat. Squalane juga kaya akan kandungan antioksidan.
  • Tocopherol atau Vitamin E: membantu mengurangi peradangan pada kulit, meningkatkan kelembapan dan elastisitas kulit serta meningkatkan produksi kolagen.
  • Calendula Extract atau bunga marigold, mempunyai manfaat mengatasi peradangan pada kulit dan membantu mencegah timbulnya jerawat.
Yang perlu teman-teman perhatikan, kandungan yang digunakan oleh BASE adalah natural dan terbuat dari tumbuh-tumbuhan. Mereka juga sudah mendapatkan sertifikasi COSMOS & ECOCERT, yang artinya kandungan yang digunakan ramah lingkungan dan organik.

Tekstur, Wangi dan Warna: kalau teman-teman lagi cari sabun wajah yang ga ada busanya, boleh cobain punya BASE ini. Teksturnya creamy runny, warna putih gading. Ga ada wangi yang mencolok saat pemakaian sabun wajah ini jadi aku nyaman. Ini salah satu sabun wajah dengan tekstur terlembut yang pernah kucoba.

Feels di Kulit: sebagai pemilik kulit kering, aku suka karena dia terasa super gentle, gak bikin kulit kering ataupun ketarik. Meski saat pemakaian dia ga ada busanya, kulit tidak terasa licin dan rasanya lumayan bersih. Namun memang sabun wajah yang feels-nya gentle seperti ini di aku pribadi lebih berasa kurang deep cleanse-nya. Buatku si ga masalah, yang penting dia berasa bersih dan pas dibilas tuh ga licin. So far so good sih face wash ini cocok di aku.

Cara Pemakaian: aku pribadi selalu pakai first cleanser (cleansing balm, cleansing oil, micellar water) terlebih dahulu sebelum pakai ini supaya wajah terasa lebih bersih. Baru setelahnya aku pakai sabun wajah dari BASE. Aku suka karena cara penggunaannya cukup simpel, tinggal pump saja.

Harga: 98.000,- beli di sini

- BASE Ultra Dew Moisture Cream -
Selalu suka dengan moisturizer yang pakai kemasan pump karena lebih praktis dan higenis! BASE Ultra Dew Moisture Cream ini punya packaging yang lebih kecil dari cleanser-nya, berukuran 30ml terbuat dari beling. Hati-hati saat memegang karena kalau jatuh ada potensi pecah. Informasi produk terutama kandungan untuk moisturizer ini juga tertera lengkap di box, jadi kalau teman-teman ingin mempelajari kandungannya pastikan untuk tidak membuang kotak kemasan ya.

Moisturizer ini is all about skin barrier. Ada 2 (dua) kandungan yang menjadi highlight, yaitu:
  • Squalane: berfungsi menghidrasi dan membantu agar kulit terlihat lebih cerah serta sehat. Kaya akan antioksian, squalane mampu menangkal radikal bebas dari sinar UV.
  • Ceramide: kandungan  sudah banyak dikenal punya manfaat untuk memperkuat skin barrier, melembabkan kulit, serta mengurangi tanda penuaan. Kandungan ini paling bermanfaat bagi pemilik kulit kering sepertiku.
  • Cactus (Opuntia Ficus Indica) Extract: mempunyai fungsi antioksidan untuk menangkal radikal bebas dari sinar UV.
Yang perlu diketahui, produk ini tidak mengandung alkohol atau parfum jadi cocok buat teman-teman yang menghindari kandungan ini. Namun, untuk ibu hamil atau menyusui, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter apakah boleh memakai moisturizer ini karena dia ada kandungan Retynil Palmitate, yang mana ini adalah turunan dari Retinol.

Tekstur, Wangi dan Warna: pelembab ini punya tekstur yang hampir sama dengan cleanser-nya, creamy tetapi runny. Agak mengingatkanku dengan havermut atau sereal, apalagi warnanya putih cream. Dia sendiri tidak ada wanginya, jadi aman buat hidungku.

Feels di Kulit: pelembab ini cukup terasa keberadaannya di wajah, dan lumayan sticky di beberapa menit awal pemakaian. Aku pribadi sih gak masalah, yang penting betul terasa lembabnya. pelembab ini lembabinnya berasa banget di aku, yang mana bisa jadi bagus, bisa juga tidak. Untuk yang suka basic atau simple skincare, teman-teman bakal suka ini karena cukup pakai moisturizer ini udah terasa lembab. Nah kalau lagi pakai skincare berlayer, aku memilih untuk tidak pakai ini karena dia ada potensi pilling (skincare mengelupas dan berdaki). Pakai terlalu banyak pun dia juga pilling, jadi memang ada caranya untuk pakai pelembab ini.

Cara Pemakaian: seperti yang sudah aku bahas sebelumnya, pelembab ini punya cara pemakaian khusus. Paling enak dipakai saat kita menggunakan basic skincare di malam hari (sabun wajah, toner, pelembab). Untuk di pagi hari boleh juga, tapi kalau aku lanjut sunscreen seringnya pilling jadi aku pilih pakai di malam hari saja. 

Harga: 189.000,- beli di sini

- BASE Ultra Matte Natural Sunscreen -
Sunscreen ini sempat viral dan dicintai teman-teman skincare reviewer sampai akhirnya aku keracun dan beli! Aku beli pakai kode 35% punya temanku jadi harganya cuma Rp100.000,- aja! Kalau mengikuti skin quiz di website BASE, sebenarnya sunscreen ini tidak diperuntukan bagi jenis kulitku yang kering. Namun, namanya penasaran hajar ajalah akhirnya kubeli!

Kemasannya super gemas, kombinasi warna ungu dan orange dengan kemasan berbentuk bundar. Informasi produk terutama kandungan terletak di kemasan kotak, kalau teman-teman ingin mempelajari jangan dibuang ya! Sunscreen ini oke banget buat penyuka sunscreen matte, finish. 

Sunscreen ini punya SPF 50 PA+++. Apa ini maksudnya? SPF 50 artinya sunscreen mempunyai ketahanan terhadap UVB 5 (lima) jam tanpa re-apply. UVB sendiri ialah sinar yang begitu terik dan panas di kulit dan bisa mengakibatkan kulit memerah atau terbakar. PA artinya kadar perlindungan sunscreen dari sinar UVA. UVA sendiri ialah sinar yang tidak begitu panas di kulit tetapi mampu merusak sel-sel kerotinosit pada jaringan kulit. PA+++ menandakan perlindungan sunscreen terhadap UVA cukup tinggi.

BASE Ultra Matte Natural Sunscreen ini tergolong sebagai hybrid sunscreen, karena dia punya kandungan yang termasuk chemical juga physical sunscreen. Kandungannya adalah:
  • Chemical: Octocrylene, Phenylbenzimidazole Sulfonic Acid, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine
  • Physical:  Zinc Oxide 
Sunscreen ini tidak mengandung parfum dan alkohol, jadi buat temen-temen yang menghindari 2 (dua) kandungan ini dalam sunscreen, boleh jadi pilihan!

Tekstur, Wangi dan Warna: sunscreen ini punya tekstur yang cukup unik. Dia creamy, tapi aku merasa agak bertekstur (berpasir? kaya havermut? terpecah?) jadi kalau diratakan perlu sedikit effort. Wanginya hampir tidak ada, hanya berasa sedikit aroma ala sunscreen. Warnanya sendiri kuning, makanya saat diaplikasikan ke kulit tidak ada whitecast sama sekali.

Feels di Kulit: di kulitku yang kering, sunscreen ini terasa keberadaannya di atas permukaan kulit (terasa kurang menyatu). Ada feels dingin di kulit, yang aku suka dia ga kerasa perih baik di mata ataupun di pipi. Teksturnya yang matte membuat dia tidak lengket. Pilling kah? Di pemakaian pertama sih ngga, tetapi di pemakaian kedua saat re-apply dia ada potensi pilling. So far aku cukup suka dengan sunscreen ini.

Cara Pemakaian: sunscreen dipakai di tahap terakhir skincare di pagi hari. Jangan lupa pakai 2 (dua) jari (atau lebih kalau diperlukan). Aplikasikan perlahan supaya mudah diratakan.

Harga: 169.000,- beli di sini

Thank You for Reading!
October 15, 2021 7 comments
Older Posts

About me

About Me


Hi guys! My name is Lisa. I write beauty & fashion related-posts.

Pageviews

Sociolla

Sociolla

Follow Me

Followers

I'M #JBBinsider

I'M #JBBinsider


FOLLOW ME @INSTAGRAM





Created with by ThemeXpose