Azarine Hydramax-C Sunscreen Serum Review | Sunscreen Favoritku?!

by - June 16, 2022

Halo teman-teman, apa kabar? Sudah lama ya aku tidak membahas produk skincare di blog ini, maafkan yaah! Akhir-akhir ini aku sedang banyak kesibukan di platform lain, seperti instagram dan twitter. Namun, hari ini aku kembali ke blog untuk membahas 1 (satu) produk yang sejauh ini menjadi sunscreen favoritku. Yes, ini dari Azarine Cosmetics, namanya Hydramax-C Sunscreen Serum. Kok bisa jadi favorit? Kriterianya apa? Aku bahas ya!

Sebelum aku menjelaskan mengapa ini menjadi favoritku, aku mau bahas soal kemasan dan product knowledge terlebih dahulu. Sunscreen ini punya kemasan berukuran 40ml, dengan warna jingga dan kuning cerah. Ukurannya ini membuat sunscreen bisa dibawa kemana-mana, jadi lebih handy untuk dibawa travelling. Sunscreen ini punya SPF 50 PA++++. Artinya apa? SPF (Sun Protection Factor) 50 mampu menghalangi 98% paparan sinar UVB, sedangkan PA (Protection Grade of UVA) ++++ secara kuat dapat melindungi kulit dari sinar UVA. Oh ya, saat membeli sunscreen ini dia tidak mempunyai kotak ya, jadi langsung tube saja. Namun tenang, di dalamnya ada seal kok jadi tetap higenis.

Mari masuk ke ingredients. Sunscreen dari Azarine ini tergolong chemical sunscreen, punya 3 (tiga) jenis UV Filter, yaitu Ethylhexyl Methoxycinnamate, Butyl Methoxydibenzoylmethane, Octocrylene. Karena tipenya chemical, baiknya teman-teman pakai dulu, diamkan 15-20 menit, baru keluar rumah supaya wajah lebih terlindungi. Nah selain kandungan itu, ada beberapa kandungan lain yang menarik seperti:

  • Ectoin: bahan aktif yang bermanfaat sebagai antioksidan, mampu melindungi kulit dari polusi, serta punya manfaat soothing atau menenangkan kulit.
  • Ascorbic Acid: atau Pure Vitamin C, mampu meningkatkan produksi kolagen, mengurangi hiperpigmentasi, dan mendorong proteksi UV pada sunscreen.
  • 3 (tiga) jenis Hyaluronic Acid: berfungsi untuk melembabkan kulit.

Sunscreen ini juga dilengkapi blue light protection, lho! Dia juga tidak mengandung perfume atau alcohol, cocok buat teman-teman yang mungkin menghindari kandungan ini.

Ada beberapa alasan mengapa sunscreen ini jadi sunscreen favoritku sejauh ini:

1. Teksturnya mudah diratakan & gak seret.

Sunscreen ini tuh gampang banget deh diratainnya, cocok buat dipakai cepet-cepet sebelom ngantor atau pas lagi travelling. Sebagai pemilik kulit kering, ada beberapa sunscreen yang saat diratakan tuh terasa seret sehingga membuat area pipiku yang sensitif dengan gosokan jadi memerah dan terasa panas. Di aku pribadi, sunscreen ini bisa diratakan hanya dalam waktu 20-30 detik!

2. Gak whitecast.

A little tone up is okay for me, tapi kalau yang bikin kulit jadi keliatan ‘putih’ atau abu-abu mungkin bakal jarang aku pakai. Nah kenapa Azarine Hydramax-C Sunscreen ini jadi favorit karena dia skin-like, hasilnya menyatu dengan warna kulit. Lagi-lagi cocok buat dipakai temen-temen yang ingin praktis dan cepat, seperti ngantor misalnya. Dia juga ga bikin kusam setelah pemakaian beberapa jam! Cocok untuk jadi your daily sunscreen.

3. Ga pilling di wajah.

Pernah ga sih abis pakai sunscreen trus kok pas siangan gitu jadi kaya ada daki di muka? Nah kondisi tersebut dinamakan pilling. Sebetulnya aku orangnya cukup santai perkara pilling kalau sedang di rumah. Namun kalau dipakai pergi trus pilling, agak mengganggu penampilan ya jadinya. Sunscreen ini sama sekali gak pilling di wajah, dipakai di bawah makeup juga hasilnya bagus.

4. Ga perih di mata.

Awal pakai sunscreen, aku hanya pakai di area kulit wajah tanpa mengenai kelopak mata. Nah setelah kupelajari, sebisa mungkin  pakai sunscreen di seluruh wajah dan leher sampai kelopak mata supaya warna kulit merata dan gak terjadi hiperpigmentasi. Nah sunscreen yang ga perih di mata penting bagi teman-teman, terutama yang punya aktivitas yang membutuhkan konsentrasi, misalkan mennyetir. Pernah aku pakai 1 (satu) sunscreen yang perih pas lagi nyetir trus mata pedes dan gak fokus. Bahaya banget kan? Azarine Sunscreen ini nyaman banget dipakai di area mata, ga terasa perih sama sekali.

5. Terakhir, ga sumuk di wajah.

Sunscreen ini rasanya ringan di wajah dan terasa nyaman walau teksturnya dewy. Makanya, menurutku ini bisa cocok ke semua jenis kulit, termasuk yang oily! Setelah dipakai beberapa jam juga dia gak berasa sumuk atau gerah, kaya nyaman saja di kulit.

Sunscreen ini punya finish dewy glow, cocok buat teman-teman yang kulit normal to dry. Kalau yang oily dan merasa terlalu mengkilap, boleh ditimpa bedak setelahnya. Atau, teman-teman bisa coba varian Hydrasoothe Sunscreen Gel yang memang khusus diperuntukan bagi oily skin. Di aku pribadi dia lumayan sticky di beberapa menit awal, setelahnya menyatu ke kulit. Yang paling kusuka dia gampang pol buat di-blend trus langsung nyerap aja gitu, ga berasa sumuk. Aromanya juga enak, ga kenceng jadi nyaman pas dipakai.

Tentu supaya adil aku juga mau bahas kekurangannya. Isinya cepat habis menurutku, trus terasa tidak full di 1 (satu) tube jadi harus sering repurchaseYa wajar sih, harganya juga ramah di kantong, 60 ribuan aja. Semoga suatu saat Azarine bikin versi ukuran besarnya yaah! 

Oh ya, dia juga sebenernya secara tekstur dan finish diperuntukan untuk dry skin, karena di kulitku pun hasilnya semi dewy. Kalau temen-temen tipe kulitnya berminyak, mungkin bisa juga lewati tahap pelembab biar ga terlalu keliatan cling. Kalo aku sih kadang pakai pelembab kadang ngga, tergantung mood saja hihi.

Teman-teman tertarik mencoba? Share yaa!

You May Also Like

0 comments

First of all, thank you for your comments!

Fyi, I rarely reply on comments, so if you have any questions regarding the products or anything, bump me on my e-mail, or on my instagram! I'll answer your questions there!

With Love, L