Nadfaskin Face Toner & Vitamin C Cream Review | Tekstur Krimnya Mirip Mentega?!

by - May 29, 2021

Teman-teman pernah dengar brand Nadfaskin? Kalau belum, sini aku kenalin. Nadfaskin, atau yang dulu dikenal dengan nama Nadhifa Beauty Care, atau juga Nadifa Skincare, merupakan skincare brand yang lahir di tahun 2015. Dulu mereka hadir dengan nama Nadhifa Beauty Care, yang merupakan bagian dari Nadhifa Skin Clinic, tetapi di awal tahun 2021 lalu mereka melakukan rebranding dan mengganti namanya menjadi Nadfaskin.

Dua produk yang akan aku bahas hari ini adalah Face Toner dan Vitamin C Cream-nya. Face toner-nya berfungsi untuk menetralkan pH wajah sehingga wajah lebih siap untuk menerima rangkaian skincare selanjutnya. Vitamin C Cream-nya, berfungsi mencerahkan wajah dan sebagai antioksidan yang menangkal radikal bebas. Mari kita bahas satu per satu yaa!

Nadfaskin Face Toner
Face toner ini punya kemasan yang sleek, clean, and feminime. Ia didesain dengan botol kaca dof dengan font berwarna pink. Jujur, saat aku melihat fotonya di instagram kupikir ukurannya akan besar, ternyata saat datang ukurannya tidak sebesar yang dibayangkan. Positifnya, face toner ini enak kalau dibawa bepergian karena gak terlalu makan tempat dan compact banget. 

Satu hal yang aku suka dari face toner ini, botolnya punya penutup yang menempel, jadi bisa menghindari insiden cairan toner tumpah kalau tersenggol dan tutupnya tersebut tidak akan hilang. Oh ya, dia hadir tanpa kemasan kotak, jadi saat datang dibalut dengan plastik bening saja. Untungnya, semua informasi produk tertera lengkap di badan botol, mulai dari nama produk, ukuran, kandungan, produsen, tanggal kadaluwarsa, dan informasi lainnya. 

Sekarang kita bahas kandungannya. Nadfaskin Face Toner ini mempunyai kandungan utama, yaitu:
  1. Licorice Extract: kaya akan vitamin dan mineral, fungsinya menenangkan kulit dari iritasi, mencegah hiperpigmentasi, dan menyerap minyak berlebih di wajah.
  2. Aloe Vera Extract: melembabkan dan menjaga kadar air di dalam kulit agar tetap terhidrasi.
Dari 2 (dua) kandungan tersebut, dapat kita lihat kalau fungsi toner ini lebih ke soothing, dengan sedikit efek hydrating. Nah, kalau teman-teman lihat pada gambar, sebenarnya ingredients dari face toner ini lumayan simpel dan tidak banyak. Namun, ada 2 (dua) kandungan lain yang perlu dibahas, yaitu adanya ethyl alcohol dan fragrance di ingredients list. 

Ethyl alcohol atau ethanol sebetulnya tidaklah berbahaya untuk wajah dan banyak digunakan oleh kandungan skincare, tetapi bagi pemilik kulit kering kandungan ini bisa membuat wajah terasa kering. Fragrance pun sebetulnya umum digunakan pada produk skincare, tetapi tergantung apakah seseorang menyukai wewangian atau cocok dengan kandungan fragrance di kulit. Aku pribadi kurang suka wewangian pada skincare karena aku punya hidung yang sensitif, tapi balik lagi ke selera ya.

Seperti biasa, aku akan memberikan recap review agar teman-teman mudah dalam membacanya. 

Tekstur: toner ini mempunyai tekstur yang cair sedikiiit kental, hampir seperti air dan tidak terasa licin di kulit. Aku kebetulan memang sedang banyak explore produk-produk toner yang teksturnya cair, jadi aku excited mencoba toner ini. Aku pribadi lebih senang memakai toner ini dengan kapas tipis, jadi aku tuangkan cairan ke kapas lalu usap ke wajah. 

Wangi dan Warna: jujur, bagi aku si pemilik hidung sensitif wanginya cukup kencang di aku dan lumayan lingering juga. Makanya, aku lebih suka pakai dengan kapas seperti mengusap toner biasa, tidak dengan cara CSM supaya wanginya gak terlalu bertahan. Namun, adik aku justru suka sama wanginya! Katanya: ‘wangi parfum apa ini, enak..’ Jadi, soal wangi ini benar-benar tergantung selera. Paling, aku mau infokan saja dia ada fragrance jadi untuk teman-teman yang kulitnya sensitif dengan fragrance, bisa jadi pertimbangan. Warnanya bening, jadi tidak ada pewarna di dalamnya. 

Rasanya di Kulit: saat pertama kali diaplikasikan, yang aku rasakan adalah kulit terasa dingin. Enak banget sih rasanya, kulit jadi segar dan betul, lebih siap untuk menerima skincare selanjutnya. Ada rasa hangat di area philtrum, sepertinya karena memang itu area paling sensitif di wajahku. So far sih pakai cara raup atau usap pakai kapas ga ada rasa tingling atau cekit meski dia ada alkohol, tapi pernah sekali saat aku coba pakai metode CSM setelahnya wajah terasa sedikit tingling, tapi hanya sebentar dan sesudahnya hilang. Jadi aku ga pernah pakai cara CSM lagi.

Efeknya di Kulit: aku merasa toner ini sesuai dengan fungsinya, yaitu untuk mempersiapkan kulit ke tahap skincare selanjutnya. Efek yang aku rasakan lebih ke segar, untuk efek soothing lebih terasa jika aku menggunakan metode CSM, tetapi karena wanginya yang cukup kuat aku tidak terlalu sering melakukannya. Untuk efek melembabkannya juga lebih terasa jika dibantu dengan rangkaian skincare lain. Jadi, aku pakai ini ketika wajah sedang terasa sumuk dan butuh sesuatu yang menyegarkan kulit.

Cara Pakai: gunakan setelah menggunakan sabun wajah. Aku biasa pakai menggunakan kapas, jadi aku tuang cairan toner ke kapas, lalu aku usap ke wajah. Kadang juga aku pakai dengan metode raup, jadi semacam ‘mengguyur air’ ke wajah. Teman-teman juga bisa pakai metode CSM, karena teksturnya cair.

Harga: Rp 90.000,- bisa dibeli di Tokopedia atau Shopee.

Vitamin C Brightening & Glow Cream
Sepertinya ini pertama kalinya aku mencoba skincare Vitamin C dalam bentuk krim. Biasanya, aku selalu mencoba dalam bentuk serum. Kemasan krim ini seperti krim pada umumnya, menggunakan jar berukuran kecil yang terbuat dari plastik tebal. Aku suka dengan kemasannya yang terlihat premium dan proper. Produk ini hadir tanpa kotak, untungnya semua informasi produk sudah ada pada kemasannya, mulai dari nama produk, fungsi, cara pakai, kandungan, tanggal kadaluwarsa, dan informasi lainnya. Dia juga tidak ada spatula, jadi teman-teman bisa pakai spatula sendiri ya. 

Mari kita masuk ke ingredients-nya. Sesuai namanya, produk ini mempunyai kandungan utama Vitamin C, yaitu Ethyl Ascorbic Acid. Jenis Vitamin C ini banyak digunakan pada skincare karena lebih stabil dan tidak mudah teroksidasi. Fungsi utamanya adalah untuk antioksidan, sehingga mampu menangkal radikal bebas, meningkatkan pembentukan kolagen alami di kulit wajah, serta membantu melembutkan kulit wajah. Selain itu, Vitamin C dinilai cepat dalam mencerahkan kulit, jadi kalau teman-teman ingin wajah cerah, bisa coba produk-produk yang mengandung Vitamin C.

Selain Vitamin C, ada kandungan yang menarik perhatian lagi yaitu cethearyl alcohol. Meskipun namanya alkohol, ternyata ia termasuk alkohol yang bermanfaat untuk kulit, yaitu berfungsi sebagai pengental skincare yang menutrisi dan melembabkan kulit. Jadi teman-teman jangan khawatir, karena ini bukan alkohol yang bikin kering kulit, kok.

Mari masuk ke recap review. Aku akan bahas tekstur, wangi dan warna, rasanya di kulit, efeknya di kulit dan cara pakai. Disimak yaa!

Tekstur: unik banget! Aku baru pertama kali mencoba cream dengan tekstur seperti ini. Teksturnya seperti mentega, jadi ketika di-apply dia terasa keras gitu, lalu ketika diratakan dia menipis dan meresap ke kulit. Aku pribadi suka sama teksturnya, karena saat ditaruh di wajah dia melt gitu.
 
Wangi dan warna: hmm, ini satu hal yang bikin aku kurang srek. Wanginya lumayan kencang dan bertahan lama, jadi rasanya kurang nyaman saat dipakai. Maklum, hidung aku sensitif guys. Mungkin kalau teman-teman ga sensitif sama wewangian, ga akan masalah. Di ingredients list sih tidak ada tulisan fragrance ya. Ooh ya, cream-nya ini berwarna putih kekuningan, tetapi saat diratakan dia sheer kok.

Rasanya di kulit: awal aku menggunakan ini, aku pakai dua hari sekali untuk penyesuaian. Saat diaplikasikan ada rasa dingin dan kulit terasa nyaman. Dia bikin kulit terasa lembab karena memang teksturnya kental dan seperti mentega. Lumayan terasa cepel atau hinyay sih (maaf bahasa sunda..), tetapi lama-lama gak berasa kok. 

Efeknya di kulit: Untuk area pipi, aku merasa dia cukup bikin lembab tanpa reaksi negatif apapun. Nah untuk area dahi, beda cerita nih. Karena di awal merasa cocok, aku pakai setiap hari di slot skincare pagi. Sayang, dia bikin area dahiku muncul jerawat. Sepertinya wajahku tidak bisa pakai cream ini setiap hari, karena di awal aku pakai selang seling aman, begitu tiap hari jadi trigger jerawat. Jadi, aku pakai tiap 2 (dua) hari sekali saja supaya tetap mendapatkan fungsinya, yaitu antioksidan dan melembabkan.

Cara Pakai: cream ini bisa dipakai di pagi dan malam hari. Aku pakai di antara serum dan moisturizer, jadi urutannya face wash, toner, serum, Vitamin C Cream, moisturizer. Kalau pakai ini, aku pakai moisturizer yang lebih ringan untuk mengunci.

Harga: Rp 125.000,- bisa dibeli di Tokopedia dan Shopee.

Teman-teman, sudah kenalkan dengan Nadfaskin? Kalau iya, kenal dari kapan? Tulis di kolom komentar ya.

Thank you for Reading!
tags: Nadfaskin Face Toner Review, Nadfaskin Vitamin C Cream Review, Nadfaskin Vitamin C Brightening & Glow Cream, Review Nadfaskin Face Toner, Review Nadfaskin Vitamin C Cream Review, Review Nadfaskin Vitamin C Brightening & Glow Cream, Nadhifa Beauty Care Face Toner Review, Review Nadhifa Skincare, Nadhifa Beauty Care Review, Review Nadhifa Beauty Care, Nadhifa Skincare


You May Also Like

16 comments

  1. selalu suka sama review2 kamu. bikin orang jadi penasaran pake banget..

    ReplyDelete
  2. paling suka sama toner yang ada tutupnya gitu, soalnya aku suka ga sengaja jatuh atau kesenggol heheee

    ReplyDelete
  3. Aku sempet liat feed kamu el dan sekilas sempat ngira brand A krn agak2 mirip gitu casingnya hehee... Dr 2 produknya aku naksir si toner ah

    ReplyDelete
  4. Eh iya tutup tonernya nempel jadi ga susah kalo mau dibuka ya. Ini produk lokal kan ya, sekilas mirip dengan yang itu hehehe. Suka deh makin banyak yang bagus-bagus produk lokal juga.

    ReplyDelete
  5. Baru tau produk ini, btw tutup toner yang nempel gitu bagus banget ya jadi gak perlu takut hilang.

    ReplyDelete
  6. Huwaa pengen vitamin c creamnya diriku mba Lis, penting banget ya ternyata buat menutrisi kulit.
    Mau kepo-kepo ah lebih lanjut makasih reviewnya mba Lis.

    ReplyDelete
  7. aku lagi pake vitamin c creamnya, wanginya sukaa soft.. sekarang jadi penasaran sama face tonernyaaa

    ReplyDelete
  8. aaahh aku pake ini juga kak el, favoritku yg vitamin c creamnyaa 😍

    ReplyDelete
  9. aku juga pakai creamnya dan suka bangettt! aku kira bakal berat dilayer sunscreen ternyata tetep nyamannn

    ReplyDelete
  10. Vitamin C Cream-nya mirip sama Night Cream Safi Dermasafe deh, asikk kerasa dingin ya, El tonernya pas dipake? Bukan minty gitu kan ya? Aku kl minty dan over ngilu gitu kulitku :"). Menarik cream Vit C nya.

    ReplyDelete
  11. Aku belum coba semua cuma tim simak aja hehehe. Semoga bisa kesampean coba 🤤

    ReplyDelete
  12. Baru tau brand Nadfaskin dan penasaran sama tonernya! semoga nanti kesampean buat nyobain

    ReplyDelete
  13. Pengen banget bisa nyobain ��, thanks reviewnya kak ��

    ReplyDelete
  14. Dari beberapa toner yg aku tau baru kali ini liat toner bener² safety sampe ada tutup nya lagi di dalam nya, bisa banget di bawa bepergian tanpa takut bocor. Skincare dengan kandungan 'Licorice Extract' emang bener² muantep pol bisa melembabkan kulit dan nggak bikin wajah ketarik ataupun minyakan

    ReplyDelete
  15. Jadi tambah penasaran sama tonernya deh

    ReplyDelete
  16. Waaa jadi lebih kenal sama nadfaskin abis baca review dari ka ell ❤️

    ReplyDelete

First of all, thank you for your comments!

Fyi, I rarely reply on comments, so if you have any questions regarding the products or anything, bump me on my e-mail, or on my instagram! I'll answer your questions there!

With Love, L